Wisata Bukit Selong, Nusa Tenggara Barat (NTB). (Foto: Instagram.com/arief_samira)

ZNEWS.ID JAKARTA – Untuk mencapai lokasinya, kendaraan roda empat harus melewati jalan kampung yang hanya cukup satu mobil. Kemudian, meniti jembatan yang di bawahnya ada Sungai Majapahit.

Lonceng di leher sapi yang tengah memakan rumput di tepian sungai terdengar bergemerincing, jadi potret pedesaan khas di Tanah Sunda Kecil. Yakni, Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Selepas itu, kendaraan roda empat harus melewati hutan bambu di mana setiap kumpulan pohon dipagari pagar bambu. Mungkin si empunya tak terima jika pohon itu dirusak oleh sapi yang hilir mudik.

Hingga akhirnya, mobil yang membawa penumpang dari Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat tiba di Desa Adat Beleq, yang dipercaya merupakan cikal bakal masyarakat Sembalun, Kabupaten Lombok Timur.

Wisata Desa Adat Beleq, Nusa Tenggara Barat (NTB). (Foto: Instagram.com/pratamaarga15)

Rumah adat itu terbuat dari jerami atau daun ilalang dengan berdindingkan anyaman bambu. lantainya dari tanah yang tingginya di atas permukaan setelah dilapisi kotoran sapi.

Dari desa itu, awal masyarakat Sembalun periode II hadir. Setelah periode I luluh lantak amuk dari Gunung Samalas pada 1257, yang memaksa sekelompok warga mengungsi ke daerah hilir yakni Sambelia, Labuan Lombok, sampai Selaparang serta sejumlah wilayah Pulau Lombok.

Selepas dari Desa Adat Beleq, kita harus mendaki sedikit menuju anak Bukit Selong. Hingga pemandangan terbuka seperti panggung pertunjukkan alam terpampang.

LEAVE A REPLY