LinkAja gandeng Dompet Dhuafa salurkan hewan kurban untuk para penyintas banjir bandang di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan. (Foto: Dompet Dhuafa)

ZNEWS.ID JAKARTA – Perkembangan teknologi informasi saat ini bergerak sedemikian cepat. Hal ini “memaksa” kita untuk beradaptasi dengan cepat pula. Termasuk, lembaga filantropi.

Pada momen kurban, terlebih di masa pandemi, lembaga filantropi yang turut andil dalam penjualan hewan kurban harus bisa beradaptasi dan memanfaatkan kemajuan teknologi.

Sebagai lembaga filantropi yang telah lama hadir di Indonesia, Dompet Dhuafa tetap berbenah. Tak larut dengan nama besar yang sudah melekat di benak masyarakat.

Seperti yang dilakukan saat momen Iduladha kali ini. Dompet Dhuafa bersinergi dengan berbagai platform digital guna memudahkan masyarakat dalam menjalankan ibadah kurban.

Hewan kurban yang disalurkan terdiri dari 3 ekor sapi berbobot 260 kg, kambing dengan bobot 25 kg sebanyak 6 ekor. (Foto: Dompet Dhuafa)

Salah satunya dengan Layanan Syariah LinkAja. Sebagai uang elektronik berbasis syariah pertama di Indonesia, Layanan Syariah LinkAja menghadirkan kemudahan berkurban melalui aplikasi.

Hewan kurban yang telah dibeli oleh masyarakat melalui Dompet Dhuafa akan didistribusikan dalam bentuk daging kurban pada dua lokasi terdampak bencana banjir bandang di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan. Tepatnya di pos pengungsian Desa Meli yang berada di Kecamatan Baebunta dan di Desa Kamiri, Kecamatan Masamba, Sulawesi Selatan.

Haryati Lawidjaja, selaku Direktur Utama LinkAja, mengatakan bahwa tahun ini umat muslim di Indonesia menjalankan Hari Raya Iduladha dalam keadaan yang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

“Kendati begitu, kami harap hal tersebut tidak meluruhkan niat dan amal perbuatan setiap umat untuk dapat menunaikan ibadah Iduladha dengan penuh berkah dan ketulusan hati. Melalui kemudahan kurban digital yang dihadirkan Layanan Syariah LinkAja, kami berupaya untuk menjawab kebutuhan masyarakat untuk tetap dapat menunaikan ibadah kurban dengan aman, cepat, dan terpercaya,” katanya.

Seluruh daging kurban yang disalurkan dirasakan berkahnya oleh para penyintas di Kabupaten Luwu Utara. (Foto: Dompet Dhuafa)

Dalam sinergi kebaikan LinkAja dan Dompet Dhuafa di Iduladha kali ini, tercatat 800 penyintas yang mendapatkan daging segar hasil donasi kurban.

Dalam pelaksanaannya, LinkAja menggandeng Dompet Dhuafa dengan pelaksana lapangan dipegang oleh tim Disaster Management Center (DMC), yang telah mendampingi para penyintas di Kabupaten Luwu Utara sejak awal bencana.

Hewan kurban yang disalurkan terdiri dari 3 ekor sapi berbobot 260 kg, kambing dengan bobot 25 kg sebanyak 6 ekor. Seluruh daging kurban tersebut dirasakan berkahnya oleh masyarakat Luwu Utara.

“Kami memberikan pelayanan kemudahan untuk masyarakat, bukan hanya kemudahan menyalurkan hewan kurban saja. Keseriusan tersebut, Dompet Dhuafa coba dengan memanfaatkan platform digital yang memungkinkan penggunanya untuk membayar zakat, wakaf, atau donasi lainnya melalui aplikasi. Saat pandemi seperti ini, kami sangat berterima kasih pada relasi platfoam atas kolaborasinya. Semoga masyarakat selalu terbantu maupun membantu kaum dhuafa di Indonesia,” tutur Prima Hadi Putra, selaku Direktur DD Tekno.

Oleh: Fatzry
Editor: Agus Wahyudi

LEAVE A REPLY