Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa melakukan respons cepat pertolongan bocah hilang terbawa arus di Kali Eretan, Kampung Bayur, Kecamatan Sepatan, Tangerang, Banten. (Foto: DMC DD)

ZNEWS.ID TANGERANG – Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa melakukan respons cepat pertolongan korban hilang terbawa arus. Berdasarkan informasi dari Indra Saputra, Koordinator Pencarian dari DMC Dompet Dhuafa pada Sabtu (18/7/2020), pukul 14.00 WIB, dua korban berenang bersama 5 temannya di Kali Eretan, Kampung Bayur, Kecamatan Sepatan, Tangerang, Banten.

Selang beberapa saat, keduanya terbawa arus. Teman-temannya yang tidak bisa menolong pergi mencari bantaun.

“Ada dua orang (10 dan 12 tahun) terbawa arus dan hilang. Satu korban ditemukan di hari yang sama peristiwa terjadi satunya lagi baru ditemukan Senin (20/7/2020), sekitar pukul 07.45 WIB,” kata Indra, Senin (20/7/2020).

Sejak, Minggu (19/7/2020), tim DMC sudah bergerak bersama anggota potensi SAR lain yang menangani penanggulangan bencana dan pencarian pertolongan orang hilang.

Dirincikan Indra, dalam kegiatan tersebut ada delapan personil yang dikerahkan, perlengkapan rescue, dan satu perahu LCR mesin.

Pencarian korban cukup sulit dilakukan mengingat kontur sungai yang berbatu dan arus yang deras. Maka dari itu, satu korban baru ditemukan oleh tim SAR dua hari setelahnya.

“Tim kemarin ada di lokasi dari pukul 09.30 WIB sampai 18.30 WIB. Arus sungai yang deras cukup menyulitkan proses pencarian. Tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan membagi area pencarian menjadi tiga titik,” terang Indra.

Tim pertama melakukan pencarian dengan menggunakan perahu karet hingga sejauh 1 km dari lokasi kejadian. Tim kedua melakukan pencarian dengan pengamatan secara visual melalui jalur darat sisi kiri dengan jarak 1 km dari lokasi kejadian.

“Dan, tim ketiga melakukan pencarian melalui jalur darat sisi kanan dengan jarak 1 km dari lokasi kejadian,” jelasnya.

Oleh: Ika
Editor: Agus Wahyudi

LEAVE A REPLY