JAKARTA, ZNEWS.id – Pergerakan tanah yang terjadi di Desa Padasari, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, hingga Rabu (4/2) masih bersifat dinamis dan berdampak pada ratusan rumah warga.
Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman mengatakan sekitar 250 rumah mengalami kerusakan dan 804 jiwa terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman. Pemerintah daerah memprioritaskan keselamatan warga melalui pemantauan intensif serta evakuasi ke titik-titik aman.
Pemkab Tegal telah menetapkan status tanggap darurat bencana selama 14 hari dan mengaktifkan Posko Komando. Selama masa tersebut, penanganan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak, mulai dari logistik, layanan kesehatan, hingga operasional dapur umum dengan kapasitas sekitar 1.050 porsi setiap kali makan.
Ischak mengapresiasi langkah cepat Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi yang turun langsung ke lokasi dan memberikan bantuan senilai Rp300 juta.
Sementara itu, Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan penanganan bencana tanah bergerak di Kabupaten Tegal tidak hanya dilakukan pada fase tanggap darurat, tetapi berlanjut hingga pemulihan jangka panjang dan relokasi warga terdampak ke hunian yang layak dan aman.
Ia meminta pendataan warga yang akan direlokasi dilakukan secara detail dan berkelanjutan agar tidak ada masyarakat yang terabaikan setelah masa bencana berakhir.


























