AVP Bukalapak, Bima Laga

ZNEWS.ID SEMARANG – Menjadi sukses di usia muda merupakan dambaan setiap orang, apalagi jika ditambah kesuksesan tersebut memberikan kebermanfaatan bagi orang di sekitar kita. Semangat kebermanfaatan itulah yang menjadi nilai yang dipegang teguh oleh Bukalapak.

Hal tersebut disampikan Bima Laga, Associate Vice President Bukalapak pada acara puncak Future Leader Camp (FLC) 2019 di Merapi Hall Grasia Convention Semarang. Pada kesempatan itu Bima menyampaikan nilai-nilai dan semangat Bukalapak dalam mengembangkan usahanya.

Bima menyampaikan bahwa semangat kebermanfaatan Bukalapak telah dimulai sejak awal pendiriannya. Tujuan awal didirikannya Bukalapak adalah untuk menjadikan produk UMKM lokal naik kelas. Oleh karena itu kemudian dikembangkanlah beberapa program untuk mewujudkan hal tesrsebut, salah satunya adalah santripreneur.

Menurut Bima, mengembangkan bisnis memang sangat penting. Namun ada hal yang lebih penting dari hal tersebut yakni Silaturrahim dan kolaborasi. Sebab dua hal ini yang nantinya dapat membuka peluang-peluang baru untuk pengembangan bisnis menjadi lebih luas kebermanfaatannya.

“Mari bangun Indonesia dengan kolaborasi-kolaborasi kebaikan agar Indonesia menjadi negara yang bedaya, dan kalianlah sebagai aktor utamanya” tutup Bima

FLC 2019 merupakan rangkaian acara yang disusun untuk memberikan pembekalan kepemimpinan bagi 75 aktivis terpilih dari 22 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) penerima manfaat Beasiswa Aktivis Nusantara (BAKTI NUSA) Dompet Dhuafa Pendidikan dari seluruh Indonesia. Antara lain UI, UNJ, IPB, UNPAD, UPI, ITB, UGM, UNY, UPN Veteran Yogyakarta, UNS, UNSRI, UNTAN, UNAIR, ITS, UNESA, UPN Veteran Jawa Timur, UNNES, UNDIP, UB, UM, UNAND, dan UNP.

Selain Bima Laga, Puncak acara FLC 2019 juga menghadirkan tokoh-tokoh nasional sebagai narasumber antara lain Mursida Rambe (Tokoh Perubahan Republika 2016), Coach Indra Sjafri (Pelatih sepak bola Timnas U-22 dan U23), Djohari Zein (Komisaris JNE dan Founder Paxel), Arief Budiman (Direktur PT. Danareksa Persero), serta Prof. Dr. Yos Johan Utama (Rektor Universitas Diponegoro) sebagai keynote speaker. (dnb)

 

LEAVE A REPLY