Ilustrasi monkeypox atau cacar monyet. (Foto: REUTERS/Dado Ruvic)

ZNEWS.ID JAKARTA – Ketua Satuan Tugas Monkeypox Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Hanny Nilasari, menyebutkan bahwa selama pasien cacar monyet belum menunjukkan gejala, khususnya erupsi kulit, penyakitnya tak akan menularkan pada orang lain.

Sama seperti penyakit akibat virus lainnya, cacar monyet atau monkeypox memiliki masa inkubasi sekitar 21-28 hari.

“Virus masuk ke dalam tubuh seseorang, kemudian bereplikasi atau memperbanyak diri. Tetapi pasien belum bergejala. Selama belum bergejala, dia tak akan menularkan pada orang lain,” kata Hanny, dilansir dari Antara.

Setelah virus masuk dan bertambah banyak, maka mulailah muncul gejala. Gejala paling sering yakni demam.

Menurut Hanny, lebih dari 70 persen pasien mengalami demam. Gejala lainnya pembesaran kelenjar getah bening, nyeri otot, nyeri kepala atau rasa lemas sama seperti infeksi virus lainnya.

Tahap berikutnya, pasien akan memasuki fase erupsi kulit berupa kelainan pada kulit. Manifestasinya dimulai dari bercak merah, kemudian berkembang menjadi bintil, lenting, muncul nanah dan pecah yang akan menimbulkan keropeng.

“Mulai ada fase merah, bintil, lenting, keropeng itu fase yang menularkan dari orang ke orang,” kata dia.

LEAVE A REPLY