Ilustrasi Penipuan Vishing. (Foto: Pixabay)

ZNEWS.ID JAKARTA – Penipu menggunakan berbagai metode untuk menjebak korbannya, salah satunya adalah melalui panggilan telepon. Penipuan jenis ini dikenal sebagai Voice Phishing atau Vishing.

Vishing sangat berhasil dalam beberapa tahun terakhir karena para penipu terus memperbarui taktik mereka. Banyak orang mungkin berpikir bahwa panggilan penipuan mudah dikenali, tetapi justru anggapan ini bisa membuat mereka lengah.

Berikut adalah tanda-tanda panggilan telepon dari penipu yang harus diwaspadai:

  • Mengaku dari Pemerintah atau Perusahaan Besar

Waspadai telepon dari orang yang mengaku mewakili lembaga pemerintah atau perusahaan besar. Penipu berperan sebagai orang yang mempunyai otoritas untuk mengintimidasi korban.

Berhati-hatilah terhadap penelepon yang mengaku dari lembaga seperti FBI, atau perusahaan besar seperti Amazon, Apple, Microsoft, atau Netflix.

  • Menawarkan Kesepakatan atau Hadiah

Jangan percaya siapapun yang mengatakan Anda telah terpilih untuk mendapatkan hadiah. Jika Anda tidak mengikuti lotere atau mengikuti suatu program undian, kemungkinan besar itu adalah penipuan.

  • Tidak Tahu Nama Anda

Penelepon menggunakan sapaan yang umum tanpa menyebut nama orang yang dihubungi. Petugas resmi yang menelepon untuk meminta informasi atau meminta uang seharusnya tahu nama lawan bicara mereka.

  • Penipu Mengklaim Ada Utang yang Belum Dibayar

Para pelaku penipuan menggunakan taktik intimidasi klasik dengan utang yang belum dibayar. Mereka lalu akan mengancam dengan denda atau hukuman penjara.

BACA JUGA  Maybank Indonesia Salurkan Dana Kebajikan, Tingkatkan Kapasitas Guru Ngaji dan Wujudkan Generasi Qurani

LEAVE A REPLY