Jakarta, ZNews.id – Di tengah proses pemulihan pascabencana yang masih berlangsung di Kabupaten Tapanuli Tengah, kebutuhan masyarakat tidak hanya berkutat pada bantuan logistik dan layanan darurat. Aspek kenyamanan, rasa percaya diri, dan pemulihan psikologis warga juga menjadi bagian penting yang perlu diperhatikan.

Menjawab kebutuhan tersebut, Dompet Dhuafa melalui Institut Kemandirian menghadirkan layanan cukur rambut gratis bagi warga terdampak bencana di Kelurahan Tukka, Sumatra Utara. Program ini menjadi bagian dari upaya pendampingan pemulihan yang menyentuh sisi kemanusiaan secara lebih utuh.

Layanan cukur rambut dilaksanakan pada Senin (5/1/2026) dengan lokasi kegiatan di SMA Negeri 1 Tukka, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah. Sejak pagi hari, warga tampak antusias mendatangi lokasi. Banyak di antara mereka mengaku sudah lama tidak sempat merapikan diri akibat keterbatasan kondisi pascabencana.

Melalui kegiatan ini, sebanyak 42 warga berhasil mendapatkan layanan cukur rambut gratis. Selain membantu warga tampil lebih rapi, program ini juga menciptakan ruang interaksi yang hangat antara relawan dan masyarakat. Suasana santai dan penuh canda mewarnai kegiatan, menghadirkan sejenak keceriaan di tengah proses pemulihan yang penuh tantangan.

Dompet Dhuafa menurunkan dua barber berpengalaman, yakni Eli Permadi dan Wandi, untuk melayani warga. Keduanya memberikan pelayanan secara ramah dan profesional sehingga setiap penerima manfaat dapat pulang dengan tampilan yang lebih segar dan rasa percaya diri yang meningkat. Masih ada dua warga yang belum terlayani dan akan dilanjutkan pada hari berikutnya, Selasa (6/1/2026).

Koordinator lapangan kegiatan, M. Iqbal Adriansyah selaku Koordinator Layanan Pendidikan Dompet Dhuafa di lokasi, menyampaikan pelaksanaan layanan cukur rambut berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Konsep layanan sengaja dibuat sederhana dan menyatu dengan aktivitas warga setempat.

“Alhamdulillah pelayanan cukur rambut berjalan lancar tanpa kendala. Warga yang datang servis motor bisa langsung sekalian cukur rambut. Motor beres, penampilan juga jadi lebih segar. Semua senang,” ujar Iqbal.

Bagi warga, layanan ini bukan sekadar soal merapikan penampilan, tetapi juga menjadi suntikan semangat di tengah kondisi yang serba terbatas. Ray, salah satu penerima manfaat, mengaku sangat terbantu dengan adanya layanan cukur rambut gratis tersebut.

“Saya dapat info dari teman-teman ada cukur rambut gratis, jadi langsung ikut. Senang sekali, jadi lebih rapi dan percaya diri. Terima kasih untuk Dompet Dhuafa, bintang lima,” ungkap Ray dengan wajah sumringah.

Kehadiran layanan cukur rambut gratis ini menunjukkan pemulihan pascabencana tidak selalu harus dimulai dari program besar. Perhatian sederhana yang menyentuh kebutuhan sehari-hari mampu menghadirkan rasa dihargai, menguatkan mental, dan menumbuhkan kembali optimisme warga untuk bangkit.

Dompet Dhuafa terus berkomitmen menghadirkan program pemulihan yang menyeluruh, tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga memperhatikan kondisi psikologis dan sosial masyarakat, agar para penyintas dapat kembali menjalani kehidupan dengan lebih percaya diri dan penuh harapan.

LEAVE A REPLY