Tutup Rangkaian Sekolah Dai Pemberdaya Dompet Dhuafa Batch 8, Cordofa Gelar Inagurasi
Corps Dai Dompet Dhuafa (Cordofa) menggelar Inagurasi Sekolah Dai Pemberdaya Dompet Dhuafa Batch 8, Rabu (30/11/2022) di Fatmawati, Jakarta Selatan. (Foto: Ist)

– Corps Dai Dompet Dhuafa (Cordofa) menggelar Inagurasi Sekolah Dai Pemberdaya Dompet Dhuafa Batch 8, Rabu (30/11/2022) di Fatmawati, Jakarta Selatan. Kegiatan ini menandai berakhirnya program tersebut setelah diselenggarakan selama 30 hari sejak 1 November.
Turut hadir para pimpinan Dompet Dhuafa General Manager Layanan Sosial, Juperta Panji Utama; Senior Officer Layanan Dakwah Ustaz Ahmad Pranggono; Senior Officer Layanan Sosial, Kamaludin beserta tim; Kepala Lembaga Pelayan Masyarakat (LPM), Awwaludin; Officer Dakwah Nasional Ustaz, Awang Ridwan; Officer Dakwah Mualaf, Ustaz Fajar Shofari; dan Officer Dakwah Internasional, Ustaz Totok Hadi.
Selain itu, sesi ini juga dimeriahkan dengan pentas budaya dan seni dari para peserta. Salah satu peserta Sekolah Dai Pemberdaya Dompet Dhuafa Batch 8, Ustadlz Rizki Regar mengungkapkan bahwa selama mengikuti Sekolah Dai Pemberdaya (SDP), banyak pengalaman dan ilmu yang bermanfaat ia peroleh dari narasumber dan para peserta SDP.
“Berkenalan dengan teman-teman yang berasal dari berbagai daerah, dari berbagai latar pendidikan dan metode dakwah yang dipersatukan oleh salah satu program Dompet Dhuafa yang begitu bagus melalui Cordofanya, yaitu Sekolah Dai Pemberdaya,” ucap Rizki yang terpilih sebagai peserta terbaik.
Ia memberikan kesan, dari materi yang diperoleh melalui seluruh narasumber, para peserta diharapkan menjadi penyuluh tidak hanya dalam agama. Lebih jauh, dalam hal ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.
“Terima kasih yang tak terhingga kami ucapkan kepada seluruh panitia, seluruh tim Dompet Dhuafa dan juga kepada para donatur yang telah mengamanahkan hartanya untuk kegiatan dakwah dan pemberdayaan di daerah 3T,” ujarnya.
Ustaz Pranggono dalam sesi pembacaan surat keputusan akhir para peserta berharap kepada para peserta agar bisa berkiprah di masyarakat dengan mempraktikkan bekal ilmu khususnya mengenai dakwah transformatif yang telah diberikan.
“Alhamdulillah, atas pertolongan dari Allah, proses Sekolah Dai Angkatan 8 yang berjalan selama 30 hari ini telah usai dan memberikan kesan yang sangat mendalam bagi para peserta, terutama terkait dengan dakwah transformatif,” tuturnya.
Ia berharap model dakwah ini bisa dikembangkan lebih luas lagi, sehingga memberikan dampak yang luar biasa, atas perilaku masyarakat yang jauh lebih baik dari sebelumnya. (Cofdofa)



























