JAKARTA, ZNEWS.id – Banjir yang melanda Kabupaten Subang, Jawa Barat, selama sepekan terakhir merendam ribuan rumah di 51 desa yang tersebar di tujuh kecamatan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Subang mencatat sebanyak 7.536 rumah terdampak, dengan 13.541 kepala keluarga atau sekitar 36.060 jiwa terimbas bencana tersebut.
Bupati Subang Reynaldy Putra Andita mengatakan pemerintah daerah telah melakukan penanganan darurat sejak banjir terjadi. Langkah yang dilakukan antara lain memantau kondisi banjir di sejumlah titik serta memastikan warga terdampak berada dalam kondisi aman dan sehat.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Subang mendirikan dapur umum di setiap desa terdampak guna memenuhi kebutuhan pangan warga, menyusul meluapnya sejumlah sungai di wilayah tersebut. Pemkab Subang juga berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) untuk mengantisipasi kerusakan tanggul yang berpotensi memperparah banjir.
BPBD mencatat banjir tidak hanya merendam permukiman warga, tetapi juga 27 sarana ibadah, 20 sekolah, serta sekitar 2.884 hektare lahan persawahan. Sebanyak 276 kepala keluarga atau 645 jiwa dilaporkan mengungsi akibat rumah mereka terendam air.
Wilayah terdampak meliputi Kecamatan Pusakanagara, Ciasem, Blanakan, Pusakajaya, Sukasari, Legonkulon, dan Pamanukan.
Bupati menyampaikan keprihatinan atas bencana tersebut dan meminta masyarakat bersabar.
Pemerintah daerah telah menugaskan aparat desa untuk menyalurkan bantuan logistik langsung kepada warga melalui RT, serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak tetap terpenuhi.



























