Ustaz Didik, Dai Dompet Dhuafa Waspada yang mengabdikan diri 13 tahun berdakwah di tanah Karo, Sumatra Utara. (Foto: DD Waspada)

ZNEWS.ID KARO – Secara geografis, Kabupaten Karo terletak di wilayah dataran tinggi Sumatra Utara. Dengan derajat suhu yang dingin, daerah ini termasuk lokasi rawan bencana mulai dari erupsi gunung, longsor, dan banjir.

Namun, hal itu tidak menyurutkan semangat seorang dai yang mengabdikan diri untuk terus berada di jalan dakwah.

Dai yang biasa di sapa dengan Ustaz Didik ini bukan saja memikirkan tantangan hidup dan tinggal di daerah rawan bencana, tapi juga tantangan beradaptasi dengan masyarakatnya.

Didik ingat betul bagaimana awal mula ia mendapat penolakan ketika ditempatkan berdakwah di tanah Karo itu.

“Bapak silakan pulang, kami tidak butuh. Di sini kami sudah aman dan damai, jangan karena kau masuk kami bermasalah karena beda agama,” ucapnya menceritakan.

Seperti yang kita ketahui, ciri khas masyarakat karo memang memelihara dan menjunjung tinggi nilai adat istiadat. Perbedaan agama bukan menjadi halangan bagi mereka untuk tetap bersatu.

Maka wajar jika mulanya ada kekhawatiran masyarakat ketika ia sebagai dai ditempatkan berdakwah di sana.

LEAVE A REPLY