JAKARTA, ZNEWS.id – Shelter Sehati Dompet Dhuafa Aceh menjadi tempat tinggal sementara bagi keluarga pasien dari berbagai daerah yang menjalani pengobatan di Banda Aceh.
Salah satu penerima manfaat adalah Rosnaini (45) yang sudah tujuh bulan tinggal di shelter tersebut bersama suami dan anak-anaknya.
Suaminya, Harmaini, mengalami patah kaki sejak 15 tahun lalu akibat kecelakaan kerja di Malaysia dan sembilan tahun terakhir hidup dengan stroke. Kondisi itu membuatnya membutuhkan pengobatan rutin yang tidak memungkinkan dilakukan dengan perjalanan pulang-pergi dari kampung yang memakan waktu hingga enam jam.
“Obatnya tidak boleh putus. Tapi kalau harus bolak-balik dari kampung, perjalanannya enam jam. Biayanya kami tidak sanggup,” ujar Rosnaini.
Selain suami, dua anak Rosnaini juga harus menjalani pemeriksaan rutin. Sementara satu anak lainnya tinggal di kampung dan menunda kuliah karena kondisi ekonomi keluarga. Rosnaini sebelumnya memiliki usaha kecil membuat kue, namun harus berhenti karena fokus mendampingi suami berobat.
Shelter Sehati yang berdiri sejak Januari 2023 menyediakan empat kamar tidur, termasuk satu kamar untuk pengurus. Tim Dompet Dhuafa Aceh juga rutin mengantarkan kebutuhan dapur seperti beras, lauk-pauk, gas, dan bahan pokok lainnya.
Menurut Manajer Program Dompet Dhuafa Aceh, Mulya, shelter tersebut sudah menjadi tempat singgah bagi puluhan keluarga pasien dari berbagai daerah. “Harapan kami, Shelter Sehati terus berkembang dan menjangkau lebih banyak pasien dari pelosok. Zakat yang ditunaikan para donatur benar-benar memberi dampak nyata,” ujarnya.


























