Dompet Dhuafa Banten berkunjung ke kediaman Asep dan keluarga memberikan bantuan sebesar Rp1,5 juta untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. (Foto: DD Banten)

ZNEWS.ID SERANG – Terbesit bayangan hidup berkecukupan dan tinggal dengan nyaman di rumah yang didambakan. Itulah impian Asep Rusliandi dan keluarga.

Beralamat di Kampung Kademangan, 001/003, Desa Parigi, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Banten, Asep dan keluarga tinggal di rumah tua dari hasil warisan orang tuanya.

Kondisi rumah Asep Rusliandi dan keluarga di Kampung Kademangan, 001/003, Desa Parigi, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Banten, yang sudah tidak layak huni. (Foto: DD Banten)

Rumah tua tersebut sebenarnya sudah tak layak huni, karena hanya beratap dan berdinding terpal Terlihat, hanya sedikit perabotan yang dimiliki Asep untuk digunakan menunjang kehidupan dirinya dan keluarga.

Namun, tak ada keluhan yang terlontar dari kepala keluarga berusia 55 tahun tersebut. Asep menjalani hari-harinya dengan bekerja sebagai tukang urut yang membuka praktik di rumahnya.

Kondisi rumah Asep Rusliandi dan keluarga di Kampung Kademangan, 001/003, Desa Parigi, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Banten, yang sudah tidak layak huni. (Foto: DD Banten)

Walau hidup di bawah bayangan kesulitan, rasa syukur selalu ia panjatkan. Menjalani kehidupan dengan bersemangat untuk bisa mengubah nasib keluarganya menjadi lebih baik ke depannya.

Terus berupaya membantu menebarluaskan kebaikan, Dompet Dhuafa Banten berkunjung ke kediaman Asep dan keluarganya beberapa waktu lalu.

Kondisi rumah Asep Rusliandi dan keluarga di Kampung Kademangan, 001/003, Desa Parigi, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Banten, yang sudah tidak layak huni. (Foto: DD Banten)

Bertemu dengan Asep dan istrinya, tim Dompet Dhuafa Banten memberikan bantuan sebesar Rp1,5 juta untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari keluarganya.

BACA JUGA  Dompet Dhuafa Banten Bagikan THR untuk 100 Guru Ngaji

LEAVE A REPLY