Ilustrasi: Petugas kesehatan menunjukan vaksin polio saat melaksanakan program Bulan Imuniasi Anak Nasional (BIAN) 2023 di Posyandu Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Rabu (5/4/2023). (Foto: ANTARA/Muhammad Adimaja)

ZNEWS.ID JAKARTA – Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyarankan agar bayi yang akan diimunisasi Rotavirus tidak dalam keadaan perut penuh karena berpotensi muntah.

“Bayi yang memiliki perut yang terisi penuh berisiko untuk muntah ketika diberi vaksin Rotavirus,” kata Ketua Umum IDAI dr Piprim Basarah Yanuarso di Jakarta, Senin (14/8/2023).

Pembukaan program imunisasi Rotavirus dilaksanakan di RPTRA Garuda, Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur pada Selasa (15/8/2023).

Walaupun bayi mengalami muntah, pemberian vaksin Rotavirus tidak perlu diulang karena sudah menempel pada mukosa (selaput lendir).

Oleh karena itu, Piprim mengingatkan para ibu untuk memastikan perut bayi kosong atau menunggu satu-dua jam setelah memberikan Air Susu Ibu (ASI) sebelum diberi imunisasi Rotavirus.

“Selanjutnya, berikan ASI sekitar 10-15 menit setelah bayi menjalani imunisasi,” ujarnya, seperti diberitakan Antara.

Menurut Piprim, memberikan vaksin Rotavirus kepada bayi yang berusia dua bulan, tiga bulan, dan empat bulan dapat mencegah terjadinya diare akut yang dapat berakibat fatal.

BACA JUGA  Waspadai Tanda Bahaya Infeksi Dengue pada Anak

LEAVE A REPLY