Rebahan Memberi Perubahan yang Baik bersama Dompet Dhuafa. (Foto: DDV)

Oleh: Yusna Hemuto (Penggerak Dompet Dhuafa Volunteer Gorontalo)

ZNEWS.ID JAKARTA – Rebahan adalah pekerjaan yang sering dilakukan kebanyakan orang, yang apabila ia sendiri telah selesai atau tidak punya pekerjaan selain rebahan. Bahkan, setelah dari suatu pekerjaan yang lain, ia akan melakukan hal ini apabila sudah merasa tidak punya pekerjaan yang akan dikerjakan.

Rebahan kini menjadi hal yang biasa bagiku. Sebagai mahasiswi semester akhir, aku sering merasa ada yang kurang, mungkin karena aku tidak begitu peduli. Sehingga, tibalah di saat aku sepi dan sendiriaan, harus menjaga jarak dari teman-teman yang lain agar bisa mengetahui sebenarnya apa yang ku inginkan selama masa perkuliahan ini.

Kuliah saja tidak cukup. Aku merasa tidak puas dengan apa yang aku usahakan selama ini. Nilaiku lumayan bagus, keaktifanku di organisasi tidak begitu menarik meskipun berusaha untuk aktif.

Saat itu, aku benar-benar dilema, padahal semuanya aman-aman saja. Sebagai mahasiswi yang patuh terhadap dosennya, tentu tidak akan merasa bersalah harus memperbaiki nilai atau lain-lain yang apabila bermasalah.

Aku sama sekali tidak melakukan kesalahan. Namun, masih saja merasa ada yang kurang dariku. Selama ilmu yang aku dapatkan di bangku perkuliahan sedikit membantu untuk membuka pikiran, belajar, diskusi, dan Lain-lain.

Lalu? Sebenarnya apa yang membuatku merasa kurang, merasa ada yang harus aku lakukan selain rebahan. Bermalas-malasan saja sudah membuatku malas sendirian. Sepertinya, aku harus bangkit dari tempat tidurku.

Aku tidak ingin dikatakan mayat hidup lagi oleh ibuku. Yah, kalau saja beliau tahu pekerjaanku saat ini dikos seperti ini, mungkin aku akan memperoleh siraman rohani dan sedikit kata-kata yang menjengkelkan.

BACA JUGA  Direktur IDEAS: Peran OPZ dalam Penanggulangan Corona Signifikan

LEAVE A REPLY