Melalui Disaster Management Center (DMC), Dompet Dhuafa membuka layanan Dapur Umum dan Pos Hangat bagi 200 penerima manfaat serta arena bermain anak di Pos Pengungsian yang berlokasi di Kantor Asrama BLK Bitung, Kelurahan Kadoodan, Kecamatan Madidir, Kota Bitung. (Foto: DMC DD)

ZNEWS.ID SITARO – Dompet Dhuafa masih terus mengupayakan bantuan tanggap darurat bagi penyintas erupsi Gunung Ruang. Melalui Disaster Management Center (DMC), Dompet Dhuafa membuka layanan Dapur Umum dan Pos Hangat bagi 200 penerima manfaat.

Tak hanya itu, Dompet Dhuafa juga menghadirkan arena bermain anak di Pos Pengungsian yang berlokasi di Kantor Asrama BLK Bitung, Kelurahan Kadoodan, Kecamatan Madidir, Kota Bitung. Layanan ini telah berlangsung sejak Minggu (5/5/2024).

Melalui Disaster Management Center (DMC), Dompet Dhuafa membuka layanan Dapur Umum dan Pos Hangat bagi 200 penerima manfaat serta arena bermain anak di Pos Pengungsian yang berlokasi di Kantor Asrama BLK Bitung, Kelurahan Kadoodan, Kecamatan Madidir, Kota Bitung. (Foto: DMC DD)

Pos Hangat mengalami penyesuaian dengan menghadirkan aneka minuman dingin sebagai bentuk pelayanan di masa musim panas. Mengingat saat ini Indonesia sudah memasuki cuaca panas yang dikhawatirkan terjadinya gelombang panas besar.

“Kami sangat berterima kasih sekali kepada Dompet Dhuafa. Pemerintah Kota Bitung melalui Dinas Sosial, Ibu Kepala Dinas, berterima kasih kepada Dompet Dhuafa selaku donatur yang telah memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak erupsi Gunung Ruang yang mengungsi di Kota Bitung. Bantuan yang diberikan kami olah menjadi makanan siap saji lewat Dapur Umum,” ujar Umie Soekono, perwakilan relawan Pos Pengungsian yang juga merupakan Staf Fungsional Umum di Dinas Sosial Kota Bitung.

Melalui Disaster Management Center (DMC), Dompet Dhuafa membuka layanan Dapur Umum dan Pos Hangat bagi 200 penerima manfaat serta arena bermain anak di Pos Pengungsian yang berlokasi di Kantor Asrama BLK Bitung, Kelurahan Kadoodan, Kecamatan Madidir, Kota Bitung. (Foto: DMC DD)

Sebagian pengungsi memilih tinggal di rumah kerabat keluarganya di wilayah Bitung, Manado, dan sekitarnya. Sehingga, diperkiraakn jumlah pengungsi yang berada di Kantor Asrama BLK Bitung adalah 200 jiwa.

“Insyaallah, kami akan mencoba kembali mengunjungi wilayah Pulau Taguladang untuk meninjau kembali dan memberi layanan tanggap darurat lainnya. Seperti medis, Dapur Umum, dan siaga evakuasi jika dibutuhkan,” ujar Erwandi Saputra, Staf Tanggap Darurat, Pemulihan, dan Kerelawanan DMC Dompet Dhuafa yang melapor dari Pos Pengungsian Bitung. (DMC DD)

BACA JUGA  Dompet Dhuafa Kenalkan DD Apps, Mudah Jadi Baik

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY