JAKARTA, ZNEWS.id – Dompet Dhuafa bersama PT Agrinesia Raya meluncurkan Program Bakso Bager (Bakso Gerobak), Selasa (3/2/2026).

Program ini memanfaatkan dana zakat perusahaan untuk pemberdayaan delapan penerima manfaat dari wilayah Tangerang, Bogor, dan Depok.

Program Bakso Bager dihadirkan sebagai solusi ekonomi bagi masyarakat yang mengalami keterbatasan akses pekerjaan, khususnya mereka yang memasuki usia tidak lagi produktif.

Para penerima manfaat memperoleh bantuan gerobak bakso lengkap beserta modal usaha.

Salah satu penerima manfaat, Rizal Sasrawijaya (49), mengaku bersyukur atas kesempatan tersebut. Sebelumnya, Rizal bekerja sebagai ahli kemudi di sebuah perusahaan, namun harus berhenti karena faktor usia.

Setelah beberapa tahun menjadi pekerja serabutan, ia kini memulai usaha bakso melalui program tersebut. Ia berharap usaha barunya dapat membantu menstabilkan ekonomi keluarga.

Chief Finance Officer PT Agrinesia Raya, Windrio Indrasempurno, mengatakan pihaknya telah bermitra dengan Dompet Dhuafa sejak 2021 dan berkomitmen melanjutkan dukungan hingga 2026.

Ia berharap program Bakso Bager memberikan manfaat nyata bagi para penerima dan masyarakat luas.

Kepala Kawasan Zona Madina Dompet Dhuafa, Armie Robi, menjelaskan kolaborasi ini turut menambah jumlah gerobak Bakso Bager yang telah beroperasi. Hingga kini, sebanyak 60 gerobak telah tersebar, dengan target peningkatan menjadi 120 gerobak di wilayah Jabodetabek pada tahun ini.

Selain bantuan modal, penerima manfaat juga mendapatkan pendampingan selama satu tahun, meliputi pengelolaan keuangan, standar kebersihan, pelayanan, hingga penguatan resep agar produk mampu bersaing di pasaran.

Program ini diharapkan dapat memperluas dampak pemberdayaan ekonomi berbasis zakat serta membuka peluang usaha yang berkelanjutan bagi masyarakat.

LEAVE A REPLY