JAKARTA, ZNEWS.id – Barsini (38), guru honorer di Sekolah Madinatunnajah, Desa Binjai, Kecamatan Bunguran Barat, Natuna, tetap mengajar meski menghadapi medan berat setiap hari.

Sejak 2013, ia mengajar Akuntansi dan Akidah Akhlak dan rutin menempuh perjalanan 15–30 menit melewati hutan, jalan rusak, serta risiko bertemu hewan liar.

Hampir setiap pagi ia berangkat bersama anak bungsunya yang berusia empat tahun. Ia kerap berhadapan dengan jalan licin, minim permukiman, hingga babi hutan yang melintas di pagi hari. Motor mogok di tengah hutan juga menjadi kejadian yang kerap ia alami.

Belum lama ini, Barsini mengalami kecelakaan ketika seekor anjing hutan tiba-tiba melintas di hadapannya saat menjemput anak sulungnya dari sekolah. Ia terjatuh dan mengalami luka ringan, namun segera mendapat perawatan karena lokasi kejadian dekat puskesmas. Insiden tersebut tidak membuatnya berhenti mengajar.

Honor guru yang ia terima tidak menentu setiap bulan, namun ia tetap bersyukur. Pada Selasa (18/11/2025), Barsini menjadi satu dari 23 guru honorer yang menerima bantuan sembako dan uang tunai dari Dompet Dhuafa melalui kampanye “Donasi Bantu Guru Honorer Sejahtera”.

Bantuan itu ia gunakan untuk kebutuhan mendesak yang sering muncul tanpa dapat diprediksi. Barsini berharap para guru honorer di seluruh pelosok Indonesia tetap bersemangat.

“Kita ini mendidik generasi bangsa. Merekalah yang akan meneruskan dan menggantikan kita,” ujarnya.

LEAVE A REPLY