Ocha Nugraha menjajaki perjalanan barunya ke kandang ternak dalam program Tebar Hewan Kurban 1445 H bersama Dompet Dhuafa ke Pulau Rote di Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur. (Foto: Dompet Dhuafa)

ZNEWS.ID ROTE NDAO – “Aku paling enggak bisa mendengar orang enggak bisa makan. Dan, ini aku melihat langsung. Aku sangat sesak rasanya lihat orang susah makan. Apalagi dia mengurus anak-anaknya di rumah sendirian. Baru pertama kali aku melihat kondisi orang yang sebegitu susahnya dalam mencari makanan. Itu bikin aku sangat bersyukur. Menurutku, mereka sangat layak untuk membutuhkan daging kurban.”

Sepenggal kalimat tersebut keluar dari mulut Ocha Nugraha (28). Suaranya bergetar lantaran merasakan betul kondisi masyarakat Pulau Rote yang berada di Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Saat itu, Ocha berkesempatan menjajaki perjalanan barunya bersama Dompet Dhuafa ke Pulau Rote di Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT). Pemilik nama asli Siti Khaeriyana ini telah menggeluti dunia traveling sejak 2017.

Wanita yang telah mengenakan hijab sejak 2014 ini, mengawali pendakian ke Gunung Gede di Bogor tahun 2018. Dia baru saja melakukan pendakian ke Gunung Rinjani di Lombok Timur awal 2024.

Siapa sangka, anak ketiga dari enam bersaudara ini mengawali keindahan menjelajah pegunungan dari ketertarikannya terjun ke dunia modeling photography (orang yang berpose untuk fotografer atau pelukis atau pematung).

“Justru, sebelumnya aku tertarik pada dunia modeling hijab saat masih SMA. Dari situ berkembang aku dapat pengalaman, relasi, dan hobi yang menghasilkan. Barulah tahun 2017 aku gabung komunitas explore jalan-jalan dan mulai melakukan perjalanan ke tempat-tempat baru yang belum pernah aku singgahi. Tujuannya masih dekat-dekat, tapi aku baru tahu, oh, ternyata tersembunyi ada tempat bagus di situ,” ungkap Ocha, antusias.

“Melakukan perjalanan ternyata se-seru itu. Tahun 2018, aku beranikan diri pertama kali melakukan pendakian gunung ke Gunung Gede di Bogor. Yang terbaru, aku naik (mendaki) ke Gunung Rinjani di Lombok. Dunia pendakian sangat berbeda dengan foto model. Relasiku bertambah luas, bertemu dengan beragam orang, anak-anak pendaki juga amat solid dan ternyata Indonesia indah,” imbuhnya.

BACA JUGA  Seru, Puluhan Anak Yatim Jelajah Seaworld dan Ocean Dream di Little Explorer Ancol
Ocha Nugraha menjajaki perjalanan barunya ke kandang ternak dalam program Tebar Hewan Kurban 1445 H bersama Dompet Dhuafa ke Pulau Rote di Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur. (Foto: Dompet Dhuafa)

Pintu ke Pintu

Perjalanan demi perjalanan dilakukan, makna demi makna pun ditemukan. Ragam kesan terserap untuk tumbuh seiring pendewasaan, menjadi ragam inspirasi sebagai pembelajaran.

Ocha menyadari, suatu perjalanan yang dilakukan saat ini adalah ketukan pintu yang akan membawanya menuju perjalanan lain setelahnya. Makna itu berkesinambungan dan membuka pintu makna-makna lain setelahnya yang menjadi refleksi cerita kehidupan.

LEAVE A REPLY