Oleh: Khairun Nisa (Mahasiswi Jurusan Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sumatera Utara, Peserta KKN-DR 02)

ZNEWS.ID JAKARTA – Semoga tulisan ini bermanfaat bagi setiap pembacanya. Baik orang tua maupun para calon orang tua. Seperti kita tahu, orang tua merupakan pamong utama atau garda terdepan dalam pertumbuhan, perkembangan jasmani dan rohani anak.

Sesuai dengan sabda Rasulullah SAW, “Setiap manusia yang lahir dalam keadaan fitrah. Orang tuanyalah yang menjadikannya Yahudi dan Nasrani”. (HR. Bukhari dan Muslim)

Hadis ini menunjukkan bahwa orang tualah yang akan mewarnai kehidupan anak, baik dari segi agama, adat istiadat, budaya, dan sebagainya.

Sebagaimana kita ketahui, keluarga dan lingkungan masyarakat merupakan jalur pendidikan informal bagi anak. Dalam artian, anak akan terus tumbuh dan berkembang dengan dipengaruhi oleh keluarga dan masyarakat selama hidupnya.

Karena, pendidikan formal yang ia dapat dalam institusi pendidikan formal terbatas pada usia serta jenjang pendidikan. Hal ini juga seperti yang kita rasakan bahwa orang tua atau keluarga merupakan lingkungan utama yang membentuk karakter dan kebiasaan kita sehari-hari.

Dari uraian di atas terlihat jelas bahwa peran orang tua sangat penting bagi anak. Sayangnya, sampai saat ini, kita masih kerap jumpai orang tua yang kurang peduli terhadap pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani anak.

Termasuk pendidikannya, pembinaan nilai spiritualitasnya, sampai pada penataan perkembangan psikologisnya. Walaupun memang, jumlah kasus seperti ini hanya sedikit kita temui di lapangan.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY