JAKARTA, ZNEWS.id – Banjir yang masih menggenangi wilayah Pantura Kabupaten Subang, Jawa Barat, memaksa ratusan warga di Kecamatan Pamanukan mengungsi ke kolong jembatan layang.
Hingga Sabtu (31/1), genangan air belum menunjukkan tanda-tanda surut.
Salah seorang warga terdampak, Didi, mengatakan banjir telah berlangsung selama beberapa hari sehingga warga tidak punya pilihan selain meninggalkan rumah.
Ia bersama keluarga dan tetangganya memilih kolong jembatan karena lokasinya dekat dengan permukiman, sehingga memudahkan mereka memantau kondisi rumah dan menyelamatkan barang-barang.
Menurut Didi, seperti dilansir Antara, kolong jembatan kerap menjadi lokasi pengungsian darurat setiap kali banjir melanda kawasan tersebut. Meski pemerintah daerah telah menyiapkan tempat pengungsian resmi, sebagian warga memilih tidak berpindah karena jaraknya dinilai terlalu jauh.
Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Subang mencatat, banjir di Kecamatan Pamanukan merendam 5.679 rumah di delapan desa. Secara keseluruhan, banjir meluas ke 51 desa di tujuh kecamatan dengan total 7.536 rumah terdampak.
Sebanyak 13.541 kepala keluarga atau sekitar 36 ribu jiwa terdampak banjir. Selain permukiman, genangan air juga merendam puluhan sarana ibadah, sekolah, serta ribuan hektare lahan pertanian.
BPBD mencatat ratusan warga terpaksa mengungsi akibat rumah mereka tidak dapat dihuni.

























