Ilustrasi Pembayaran Akhirat. (Foto: magazine.job-like.com)

ZNEWS.ID JAKARTA – Pernahkah kamu menerima pembayaran penuh setelah bekerja? Atau mungkin, kamu mendapatkan separuh bayaran, dicicil beberapa kali, dan pelunasannya dilakukan di akhir? Atau bahkan mungkin kamu bekerja tanpa mendapatkan bayaran di awal, namun kemudian dibayar di akhir?

Ingatlah bahwa dalam hal pembalasan pahala dan dosa, situasi serupa dapat terjadi, di mana beberapa di antaranya dapat diberikan di awal, dicicil beberapa kali, atau bahkan diberikan di akhir.

Jangan heran jika ada orang yang tidak mengikuti aturan Allah, merendahkan agama, dan bahkan tidak menjalankan perintah-Nya, namun hidupnya tampak senang tanpa adanya hukuman yang langsung terasa.

“Tidak ada yang lebih sabar atas suatu hinaan daripada Allah ‘azza wajalla. Dia dipersekutukan dan dituduh mempunyai anak, namun dengan kesemuanya Dia yang memberi kecukupan, menolak bala dari mereka dan memberi rezeki pada mereka.” (HR Ahmad No. 18807)

Sangat mungkin Allah mengundur ‘pembayaran dosa’ yang mereka kerjakan selama di dunia, karena keadilanNya. Bukankah siksa neraka amat keras? Maka, Allah memberi tangguh orang kafir agar bisa bermain-main terlebih dahulu dengan nikmatNya yang hanya setetes di dunia ini.

“Maka biarkanlah mereka tenggelam (dalam kebatilan) dan bermain-main sampai mereka menjumpai hari yang diancamkan kepada mereka.” (QS Al-Ma’arij: 42)

Mereka lah orang-orang yang diberi kenikmatan di awal, namun sebagai gantinya harus menjalani kepedihan karena tak bisa mempertanggungjawabkan segala nikmat yang Allah beri.

BACA JUGA  Pembayaran Akhirat

LEAVE A REPLY