Para relawan Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) bersama Gandeng ODGJ dan Hope menggelar Mental Health Awareness Walk, Minggu (13/11/2022). (Foto: Dompet Dhuafa)

ZNEWS.ID JAKARTA – Para relawan Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) bersama Gandeng ODGJ dan Hope menggelar Mental Health Awareness Walk, Minggu (13/11/2022). Acara berupa long march ini dimulai dari patung Jenderal Sudirman, yang terletak di Jl Jenderal Sudirman, Setiabudi, Jakarta, sampai bundaran Hotel Indonesia (HI). Lalu, kembali lagi ke titik semula.

Aksi ini merupakan puncak dari peringatan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia 2022 oleh DDV yang berlangsung di Jabodetabek, Madiun Raya, dan Kediri Raya. DDV dan Gandeng ODGJ menggaungkan jargon Say No to Pasung.

Selain mengadakan senam pagi dan long march, peserta juga membagikan souvenir berupa kipas kepada para masyarakat sembari mengajak untuk datang ke Pos Curhat (Curahan Hati) yang sudah di sediakan.

Para relawan Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) bersama Gandeng ODGJ dan Hope menggelar Mental Health Awareness Walk, Minggu (13/11/2022). (Foto: Dompet Dhuafa)

Para psikolog dan sarjana psikologi dari Hope sudah menunggu di Pos Curhat. Mereka siap mendengarkan curahan hati para masyarakat setelah melakukan olahraga di wilayah Sudirman.

Feti selaku koordinator acara Mental Health Awareness Walk, mengatakan bahwa diadakannya Pos Curhat ini membuat masyarakat lebih menyadari tentang pentingnya mental health dan tidak sembarang curhat ke orang lain.

Para relawan Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) bersama Gandeng ODGJ dan Hope menggelar Mental Health Awareness Walk, Minggu (13/11/2022). (Foto: Dompet Dhuafa)

“Semoga dengan adanya Pos Curhat ini masyarakat lebih menyadari pentingnya mental health dan tidak sembarangan curhat ke orang lain. Karena, sebagian orang hanya bisa mendengarkan, tapi tidak bisa memberi solusi yang benar. Maka dari itu, harapannya dengan berbicara langsung dengan ahlinya dapat membantu masalah mereka,” kata Feti.

Maya Nuraini selaku Community Volunteerism Dompet Dhuafa, Mental Health Awareness Walk ini mengingatkan warga bahwa ODGJ juga manusia. Dan, menyebarkan kepada masyarakat sekitar untuk Say No to Pasung ODGJ.

Oleh: Muhaitsam

BACA JUGA  Ramadan di Pengungsian Penyintas Gempa Pasaman Barat

LEAVE A REPLY