JAKARTA, ZNEWS.id – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Pimpinan Pusat Muhammadiyah menegaskan tidak terlibat dalam pelaporan komika Pandji Pragiwaksono ke Polda Metro Jaya.

Kedua organisasi menyatakan kelompok yang mengatasnamakan NU maupun Muhammadiyah dalam laporan tersebut bukan bagian dari struktur resmi organisasi.

Ketua PBNU Ulil Abshar Abdalla menyebut tidak pernah ada lembaga atau badan otonom bernama Angkatan Muda Nahdlatul Ulama dalam struktur organisasi. Menurutnya, NU sebagai organisasi besar dan terbuka kerap dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk bertindak atas nama NU tanpa mandat resmi.

Ulil juga menyayangkan pelaporan terhadap pertunjukan komedi tunggal Mens Rea. Ia menilai ruang humor penting dalam kehidupan masyarakat dan tidak semestinya langsung dibawa ke ranah hukum. “Humor adalah bagian dari kehidupan sosial dan perlu dijaga ruangnya,” ujarnya.

Pernyataan serupa disampaikan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Muhammadiyah menegaskan bahwa Aliansi Muda Muhammadiyah bukanlah lembaga resmi persyarikatan dan tidak pernah mendapat mandat untuk melaporkan Pandji Pragiwaksono.

Setiap sikap dan pernyataan resmi Muhammadiyah, kata pimpinan organisasi, hanya disampaikan oleh struktur yang sah sesuai anggaran dasar dan anggaran rumah tangga.
Muhammadiyah menyatakan menghormati hak setiap warga negara untuk menempuh jalur hukum, namun menegaskan pelaporan tersebut merupakan inisiatif kelompok atau individu, bukan sikap resmi organisasi.

Sebelumnya, Pandji Pragiwaksono dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan penghasutan dan penistaan agama terkait materi stand up comedy yang dibawakannya. Kepolisian menyatakan masih mendalami laporan tersebut.

LEAVE A REPLY