JAKARTA – Di era serba digital, perkembangan anak tidak dapat dipungkiri juga dipengaruhi dengan pemakaian gadget, yang bisa berdampak positif maupun negatif jika tidak mendapat pendampingan yang baik dari orangtua.

Dampak dari gadget sendiri bisa pada kondisi fisik misalnya mata, bahkan pada prikologis anak.  Dalam hal ini, Dokter Spesialis Anak RS Pondok Indah (RSPI) William Jayadi Iskandar menjelaskan risiko paparan gadget pada anak.

“Risiko fisik, seperti paparan blue light yang mengganggu siklus tidur anak, paparan cahaya yang dapat mengakibatkan anak memakai kacamata, risiko postur yang terganggu karena paparan gadget yang lama dengan posisi badan yang membungkuk, rasa malas beraktivitas fisik yang dapat berisiko obesitas,” jelas William.

Kemudian ada juga risiko sosial seperti perasaan anti sosial karena merasa lebih nyaman pakai gadget dibanding bersosialisasi langsung serta risiko cyberbullying, yang dapat mengakibatkan depresi.

“Namun kita tidak mungkin hidup tanpa gadget, sehingga orang tua wajib untuk mengenalkan bahwa dunia digital itu aman asalkan memang ada pengawasan dan pengaturan keamanan, mengatur berapa lama penggunaan dan posisi badan anak, serta juga menerapkan keseimbangan dengan aktivitas fisik,” kata William, dilansir Antara.

Karenanya, dia mengatakan peran penting anggota keluarga yang lain juga dibutuhkan dalam mencapai kesepahaman pengasuhan anak.

Menurut dia, dengan aturan yang jelas dan demokratis dapat membantu anak untuk mengerti secara jelas, sehingga tidak ada kebingungan dari sisi anak.

BACA JUGA  Burung-Burung Tanpa Sayap

LEAVE A REPLY