Ilustrasi Mengungkap Fakta Medis di Balik Istilah “Masuk Angin”. (Foto: Shutterstock)

ZNEWS.ID JAKARTA – Istilah “masuk angin” sangat akrab di telinga masyarakat Indonesia. Kondisi ini biasanya ditandai dengan tubuh terasa tidak enak, meriang, perut kembung, serta pegal-pegal.

Meskipun sering dianggap sebagai penyakit, istilah “masuk angin” sejatinya tidak dikenal secara resmi dalam dunia medis.

Lalu, bagaimana sebenarnya penjelasan medis mengenai kondisi yang biasa disebut “masuk angin”?

Apa yang Dimaksud Masuk Angin?

Di Indonesia, istilah masuk angin sering digunakan untuk menggambarkan kondisi tubuh yang sedang tidak sehat, seperti pusing, mual, demam ringan, atau hidung tersumbat. Dalam terminologi medis, gejala tersebut sebenarnya lebih mengarah pada flu ringan atau common cold.

Keyakinan masyarakat bahwa paparan angin atau udara dingin menjadi penyebab tubuh “kemasukan angin” tidak sepenuhnya tepat menurut sains.

Sebenarnya, perubahan cuaca terutama saat musim pancaroba membuat suhu lingkungan berubah-ubah secara drastis. Tubuh yang terus beradaptasi dengan perubahan suhu ini bisa mengalami penurunan imunitas.

Selain itu, paparan sinar matahari yang berkurang saat musim hujan membuat produksi vitamin D dalam tubuh ikut menurun.

Padahal, vitamin D sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh tetap optimal. Ketika sistem kekebalan menurun, tubuh menjadi lebih rentan terserang virus penyebab flu atau common cold, yang akhirnya menimbulkan gejala yang dikenal sebagai “masuk angin.”

Gejala Umum Masuk Angin

Gejala yang muncul akibat kondisi ini umumnya bersifat ringan. Beberapa tanda-tanda umum yang sering dirasakan antara lain:

  • Sakit kepala atau pusing
  • Demam ringan
  • Perut terasa penuh, kembung
  • Mual, kadang disertai muntah
  • Sakit tenggorokan
  • Hidung tersumbat, pilek, dan batuk
  • Tubuh terasa lesu
  • Nyeri otot atau sendi
  • Masalah pencernaan seperti diare
  • Sering bersendawa atau buang angin

Perlu diingat bahwa gejala bisa berbeda-beda pada setiap orang, tergantung kondisi tubuh dan penyebabnya.

Ketika Masuk Angin Menjadi Pertanda Masalah Serius

Walaupun masuk angin biasanya tergolong ringan, ada kalanya gejalanya mengarah pada kondisi medis yang lebih serius. Oleh karena itu, jangan abaikan jika tubuh terasa sangat lemah atau keluhan berlangsung lama.

Segeralah berkonsultasi ke dokter bila mengalami demam tinggi lebih dari tiga hari, tubuh sangat lemas, muntah atau diare terus-menerus, serta nyeri dada—terutama jika memiliki riwayat penyakit jantung. Penanganan yang cepat sangat penting untuk mencegah komplikasi yang lebih parah.

LEAVE A REPLY