Peserta mengenakan pakaian kreasi pada Gorontalo Karnaval Karawo 2023 di Lapangan Taruna Remaja, Kota Gorontalo, Gorontalo, Sabtu (19/8/2023). (Foto: ANTARA/Adiwinata Solihin)

ZNEWS.ID GORONTALO – Gorontalo Karnaval Karawo (GKK) 2023 merupakan acara yang bertujuan mempromosikan kain sulaman khas dari Provinsi Gorontalo. Acara ini mengusung tema “Gorontalo Hospitality, Keunggulan Lokal untuk Pariwisata Global”.

Kain sulaman Karawo, yang memerlukan kecermatan, kesabaran, serta kreativitas dari para perajin, menjadi produk utama dari Gorontalo dalam industri fesyen.

Pengenalan kain sulaman Karawo dimulai melalui Festival Karawo pada 2011 oleh Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Provinsi Gorontalo dan komunitas Masyarakat Fotografi Gorontalo (MFG). Acara ini kemudian berkembang dan diberi nama Gorontalo Karnaval Karawo.

Dengan menjadi bagian dari 110 Karisma Event Nusantara (KEN) yang diinisiasi oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), pemerintah daerah berharap acara ini dapat menjadi wadah untuk mempromosikan pariwisata dan ekonomi kreatif, serta mendorong pertumbuhan sektor pariwisata di Gorontalo.

KEN adalah hasil kolaborasi antara Kemenparekraf dan pemerintah daerah untuk meningkatkan citra pariwisata. Keikutsertaan dalam program ini bukanlah hal yang mudah, mengingat harus melalui seleksi ketat dari Kemenparekraf.

Karenanya, Pemerintah Provinsi Gorontalo berharap bahwa acara ini dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, mendukung perkembangan UMKM dan ekonomi kreatif melalui Gorontalo Karnaval Karawo 2023.

Bertambahnya jumlah wisatawan yang berkunjung ke suatu daerah akan memberikan dampak positif terhadap ekonomi lokal, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Tema yang diusung oleh Gorontalo Karnaval Karawo tahun 2023 sangat sejalan dengan nilai-nilai budaya masyarakat Gorontalo yang menghormati adat istiadat dan warisan budaya.

Sentuhan ornamen dan nuansa tradisional mencolok hampir di semua tempat acara, mulai dari kompleks rumah jabatan gubernur hingga Lapangan Taruna Remaja di Gorontalo.

BACA JUGA  Digitalisasi Kunci Utama Dukung Sektor Parekraf

LEAVE A REPLY