Dompet Dhuafa Sultra menyelenggarakan program Serambi Budaya di Hotel Kubah 9, Kota Kendari, Sultra, Minggu (2/10/2022). (Foto: DD Sultra)

ZNEWS.ID KENDARI – Sulawesi Tenggara (Sultra) memiliki 11 warisan budaya tak benda yang ditetapkan. Salah satunya adalah budaya silat tradisional.

Berkomitmen melestarikan budaya melalui silat tradisional, Dompet Dhuafa Sultra menyelenggarakan program Serambi Budaya di Hotel Kubah 9, Kota Kendari, Sultra, Minggu (2/10/2022).

Serambi Budaya dihadiri oleh 80 peserta perwakilan pegiat budaya dari Kota Kendari dan sekitarnya. Kegiatan ini juga dihadiri oleh General Manager Kebudayaan dan Pendidikan Dompet Dhuafa, perwakilan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Kendari, Perwakilan ISPI Sulawesi Tenggara, serta Pegiat Silat Tradisional Sultra.

Dompet Dhuafa Sultra menyelenggarakan program Serambi Budaya di Hotel Kubah 9, Kota Kendari, Sultra, Minggu (2/10/2022). (Foto: DD Sultra)

Pada kegiatan ini, Dompet Dhuafa membawa misi pelestarian budaya di Sultra, salah satunya silat tradisional suku Muna yang bernama Ewa Wuna.

Silat tradisional Ewa Wuna sendiri telah dilabeli oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sultra sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB).

Dompet Dhuafa Sultra menyelenggarakan program Serambi Budaya di Hotel Kubah 9, Kota Kendari, Sultra, Minggu (2/10/2022). (Foto: DD Sultra)

Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Sultra, Hassan Afif menuturkan, program Serambi merupakan salah satu upaya untuk melestarikan budaya.

“Program ini terdiri dari talkshow dan diskusi, pendampingan silat di Gunung Jati dan terakhir festival silat Sultra akan dilaksanakan di awal tahun 2023,” ujarnya.

BACA JUGA  OHARA Datang Lagi, Ajak Ratusan Pemuda Lestarikan Budaya

LEAVE A REPLY