Jakarta, ZNews.id – Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat setelah sejumlah wilayah di Uni Emirat Arab dilaporkan menjadi target serangan balasan Iran. Dua bandara internasional utama di negara tersebut terdampak, yakni Bandara Internasional Zayed di Abu Dhabi dan Bandara Internasional Dubai.
Serangan ini terjadi di tengah eskalasi konflik menyusul operasi militer yang sebelumnya dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.
Otoritas pengelola bandara Abu Dhabi mengonfirmasi adanya korban jiwa dalam insiden tersebut. Dalam pernyataan resmi yang diunggah melalui platform X dan dikutip AFP pada Minggu (1/3/2026), disebutkan satu orang tewas dalam aksi serangan balasan itu.
“Bandara Abu Dhabi mengkonfirmasi insiden di Bandara Internasional Zayed yang mengakibatkan satu kematian warga negara Asia dan tujuh luka-luka,” tulis mereka.
Informasi awal menyebutkan satu orang warga negara Asia meninggal dunia, sementara tujuh lainnya mengalami luka-luka akibat dampak serangan tersebut.
Dubai Ikut Terdampak, Empat Staf Terluka
Serangan rudal juga dilaporkan menghantam kawasan Bandara Internasional Dubai pada Minggu pagi waktu setempat. Berdasarkan laporan Anadolu Agency, empat anggota staf bandara mengalami luka-luka.
Dalam pernyataan terpisah di X, Dubai Airports menyebut sebuah ruang tunggu (lounge) di Bandara Internasional Dubai (DXB) mengalami kerusakan ringan. Pihak pengelola memastikan situasi berhasil dikendalikan dalam waktu singkat.
Keempat staf yang terluka langsung mendapatkan penanganan medis di lokasi kejadian. Otoritas bandara juga menjelaskan bahwa sebagian besar terminal telah lebih dulu dikosongkan dari penumpang sebagai bagian dari prosedur tanggap darurat yang sudah dipersiapkan sebelumnya.
Langkah tersebut dinilai mampu meminimalkan jumlah korban di tengah situasi yang berlangsung cepat dan menegangkan.
Rangkaian Eskalasi: dari Serangan ke Iran hingga Balasan Rudal
Serangan ke wilayah UEA ini terjadi setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan operasi militer ke Iran pada Sabtu (28/2/2026) pagi waktu Teheran.
Iran kemudian merespons dengan menargetkan sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah. Serangan terhadap wilayah UEA disebut sebagai bagian dari rangkaian balasan tersebut.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebelumnya menyatakan Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei tewas dalam serangan di Teheran.
Dampak terhadap Stabilitas Kawasan
Serangan terhadap infrastruktur sipil seperti bandara internasional menandai peningkatan serius dalam dinamika konflik. Abu Dhabi dan Dubai selama ini dikenal sebagai pusat penerbangan global dan simpul penting mobilitas internasional di kawasan Teluk.
Meski kerusakan yang dilaporkan di Dubai tergolong ringan dan situasi diklaim terkendali, insiden ini memperlihatkan bahwa eskalasi militer kini telah meluas melampaui target-target militer.
Perkembangan terbaru ini memicu kekhawatiran akan meluasnya konflik di Timur Tengah. Dengan risiko gangguan terhadap keamanan regional, transportasi udara internasional, serta stabilitas ekonomi kawasan.



























