The Conversation Indonesia (TCID) mengunjungi Kantor Dompet Dhuafa di Gedung Philantrophy, Jakarta Selatan, Jumat (7/6/2024), untuk menjalin kolaborasi di bidang pendidikan dan riset. (Foto: GREAT Edunesia)

ZNEWS.ID JAKARTA – Dompet Dhuafa memiliki 11 program utama pemberdayaan pendidikan. Mulai dari jenjang usia dini hingga pendidikan tinggi, baik formal, informal, maupun nonformal yang terbentang manfaatnya dari Aceh sampai Papua.

Mitra pelaksana program pendidikan Dompet Dhuafa, GREAT Edunesia, menegaskan bahwa berbagai program yang dijalankan telah berlangsung selama 20 tahun kiprahnya. Fokus utama pembahasannya adalah program-program di bidang pendidikan dan riset.

Ini menjadi hal menarik yang kemudian dilirik oleh The Conversation Indonesia (TCID) untuk menjalin kolaborasi. Jumat (7/6/2024), TCID mengunjungi kantor Dompet Dhuafa di Gedung Philantrophy, Jakarta Selatan.

Dalam pertemuan ini, GREAT Edunesia menyampaikan secara detail terkait program-program pendidikan Dompet Dhuafa yang basisnya adalah pemberdayaan masyarakat.

“Great Edunesia terus berkhidmat dan berikhtiar menghadirkan model-model program pengembangan di bidang pendidikan. GREAT Edunesia terus fokus menajamkan mission statement-nya dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan kaum marjinal, yang bertujuan melahirkan sumber daya manusia (SDM) unggul dan strategis,” ungkap Mulyadi Saputra, Executive Director I GREAT Edunesia

Selaras dengan hal tersebut, The Conversation Indonesia (TCID) sebagai platform media digital nirlaba yang menyebarkan hasil riset secara populer yang bersumber dari para dosen dan peneliti.

Selama ini, hasil kajian dan riset hanya ditulis dengan bahasa ilmiah yang sulit dimengerti oleh publik. TCID mencoba menjembatani kesenjangan antara para peneliti yang memiliki hasil kajian ilmu pengetahuan teknologi dan masyarakat yang dapat menggunakan hasil-hasil kerja para peneliti ini.

BACA JUGA  Dompet Dhuafa dan DANA Permudah Masyarakat Berkurban lewat Kanal Digital

LEAVE A REPLY