JAKARTA, ZNEWS.id – Kehidupan kampung nelayan di Desa Mertasinga, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon, berjalan sederhana di tengah keterbatasan ekonomi.
Sebagian warga membersihkan ikan, menjemur hasil laut, sementara perahu-perahu nelayan berlabuh di tepi Sungai Bondet.
Pada Ahad (18/01/2026), puluhan warga prasejahtera yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan berkumpul di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Bondet. Mereka menerima paket fidyah berupa sembako hasil kolaborasi Dompet Dhuafa dan Shopee.
Program fidyah ini merupakan hasil kemitraan digital Dompet Dhuafa dengan Shopee yang menghadirkan layanan pembayaran fidyah melalui aplikasi. Melalui fitur tersebut, pengguna dapat menunaikan fidyah dengan mudah, sementara Dompet Dhuafa menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Penyaluran paket fidyah di Cirebon dilakukan bersama Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) Chapter Cirebon. Senyum dan ucapan syukur mengiringi pembagian bantuan yang dinilai sangat berarti bagi warga pesisir.
Desa Mertasinga merupakan wilayah pesisir dengan mayoritas penduduk menggantungkan hidup sebagai nelayan. Faktor cuaca kerap memengaruhi hasil tangkapan, bahkan tak jarang nelayan pulang tanpa membawa ikan.
Salah satu penerima manfaat, Matsira (67), mengaku penghasilan dari melaut tidak menentu. Angin kencang dan gelombang tinggi sering memaksanya berhenti melaut karena risiko dan biaya operasional yang besar.
Bantuan fidyah yang diterima menjadi penopang penting bagi Matsira untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari. Ia mengaku bersyukur atas kepedulian yang diberikan.
Di Kabupaten Cirebon, paket fidyah disalurkan kepada nelayan, anak yatim, dan kaum duafa. Bantuan tersebut tidak hanya meringankan beban kebutuhan pangan, tetapi juga menghadirkan harapan dan semangat bagi masyarakat pesisir yang terus berjuang.





























