Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa bersama Kementerian Kesehatan membentuk Simpul KPSI serta acara bertajuk Gala Harapan atau Jambore Jiwa di Jombang, Jawa Timur, Rabu (25/6/2025). (Foto: Dompet Dhuafa)

ZNEWS.ID JOMBANG – Sebagai bentuk komitmen dan sinergi lintas sektor dalam mendampingi Orang Dengan Skizofrenia (ODS), sekaligus upaya pencegahan peningkatan kasus skizofrenia, Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menyelenggarakan serangkaian kegiatan di Jombang, Jawa Timur, Rabu (25/6/2025).

Kegiatan ini difokuskan pada penguatan peran pendamping (caregiver) dan komunitas melalui pembentukan gerakan simpul yang digagas oleh Komunitas Peduli Skizofrenia Indonesia (KPSI), serta acara bertajuk Gala Harapan atau Jambore Jiwa.

Acara tersebut dimeriahkan dengan penampilan drumband dari para penyintas, permainan kolaboratif, serta pameran produk hasil karya Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), yang menunjukkan potensi dan kreativitas mereka kepada masyarakat.

General Manager Kesehatan Dompet Dhuafa, dr Yeni Purnamasari MKM, mengatakan bahwa Gala Harapan Jiwa merupakan bentuk dukungan dan apresiasi bagi ODGJ dan para pendampingnya.

“Gala harapan jiwa menjadi kegiatan positif dan apresiasi dukungan untuk teman-teman ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa) dan pendamping  dalam menumbuhkan kepercayaan untuk pulih, membangun harapan dan berdaya kembali di tengah masyarakat,” ujarnya.

Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa bersama Kementerian Kesehatan membentuk Simpul KPSI serta acara bertajuk Gala Harapan atau Jambore Jiwa di Jombang, Jawa Timur, Rabu (25/6/2025). (Foto: Dompet Dhuafa)

Lebih lanjut, Yeni menjelaskan bahwa peluncuran simpul KPSI di Kabupaten Jombang merupakan langkah strategis dalam memperkuat layanan kesehatan jiwa di masyarakat.

Simpul ini, lanjut Yeni, akan menjadi wadah bagi komunitas penyintas ODS, dan bersinergi dengan Program Pos Kesehatan Jiwa (Poskeswa) yang telah berhasil menjadi model pendampingan, pemantauan, dan rehabilitasi ODS di tingkat masyarakat.

Simpul KPSI Jombang juga diharapkan menjadi motor penggerak dalam upaya promotif, preventif, serta menjembatani akses layanan dan kesinambungan pengobatan hingga tahap rehabilitasi, dengan dukungan dari berbagai pihak terkait.

Program ini akan dijadikan proyek percontohan untuk penerapan kesehatan jiwa berbasis masyarakat

Menurut Syafiudin Ridwan, M.Psi., selaku pengelola Program Kesehatan Jiwa dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, pembentukan simpul KPSI merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Kesehatan dan LKC Dompet Dhuafa.

Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa bersama Kementerian Kesehatan membentuk Simpul KPSI serta acara bertajuk Gala Harapan atau Jambore Jiwa di Jombang, Jawa Timur, Rabu (25/6/2025). (Foto: Dompet Dhuafa)

Ia menekankan bahwa kegiatan ini melibatkan berbagai unsur, termasuk masyarakat, keluarga, dan kader, sehingga menciptakan dampak pemberdayaan yang nyata.

Ia juga berharap akan muncul lebih banyak simpul serupa di masa mendatang sebagai replikasi dari inisiatif ini.

“Kegiatan ini bukan hanya melibatkan dari sektor pemerintahan namun juga dari masyarakat khususnya keluarga maupun kader. Sehingga, terasa nyata sekali peran pemberdayaanya. Diharapkan, selanjutnya ada simpul-simpul baru yang akan terbentuk sebagai duplikasi dari simpul yang sudah ada hari ini,” tuturnya.

Kepala Desa Dukuh Klopoh, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, Syaiful Anam, turut menyampaikan apresiasinya.

“Saya berterima kasih dengan adanya kegiatan seperti ini bisa bermanfaat untuk Poskeswa khususnya bagi Desa. Diharapkan adanya kolaboraksi ini, dapat memudahkan Poskeswa dalam menjalankan tugasnya,” kata Syaiful.

LEAVE A REPLY