Warga Desa Ngaluran, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, Jawa Tengah yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau memanfaatkan bantuan air bersih dari lembaga filantropi Dompet Dhuafa. (Foto: Dompet Dhuafa)

ZNEWS.ID DEMAK – Dompet Dhuafa menyalurkan bantuan tiga tangki air bersih dengan total kapasitas 27 ribu liter bagi warga Desa Ngaluran, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, yang tengah menghadapi krisis air akibat musim kemarau panjang.

Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Jawa Tengah (DD Jateng), Zaini Tafrikhan, menjelaskan bahwa distribusi ini dilakukan setelah banyak warga kesulitan mendapatkan air layak minum.

“Kami terus memantau sejumlah titik di Jawa Tengah yang rawan kekeringan. Siaga distribusi air bersih tetap kami jalankan dengan dukungan donatur,” katanya, Rabu (10/9/2025).

Bantuan tersebut menjangkau 1.021 penerima manfaat. Warga menyambut gembira pasokan air bersih itu, mengingat selama musim kemarau hanya mengandalkan sumur dengan air yang keruh, berbau, bahkan asin sehingga tidak layak dikonsumsi.

Ali, salah seorang warga Desa Ngaluran, menuturkan rasa syukurnya atas bantuan tersebut.

“Alhamdulillah, akhirnya bisa masak dengan air bersih. Selama ini sangat sulit,” ucapnya.

Koordinator Lapangan Dompet Dhuafa Jawa Tengah, Yusuf Amukti, menambahkan bahwa distribusi air bersih akan terus diperluas ke desa-desa lain yang juga berisiko mengalami kekeringan di wilayah Jawa Tengah.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi multipihak, baik dari sektor swasta maupun instansi pemerintah daerah, untuk mengatasi persoalan ini.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya melaporkan bahwa sebagian besar wilayah Jawa Tengah kini masuk kategori zona merah kekeringan. Kondisi tersebut ditandai dengan mengeringnya sumur warga serta air yang tersisa tidak lagi layak digunakan.

LEAVE A REPLY