Ilustrasi sedekah. (Foto: Ist)

“Tiap-tiap amalan makruf (kebajikan) adalah sedekah. Sesungguhnya di antara amalan makruf ialah berjumpa kawan dengan wajah ceria (senyum) dan mengurangi isi embermu untuk diisikan ke mangkuk kawanmu.”
(HR Ahmad)

ZNEWS.ID JAKARTA – Sedekah sebenarnya mencakup segala bentuk kebaikan yang dapat kita berikan kepada diri sendiri atau kepada orang lain.

Mengucapkan zikir tahlil, tahmid, dan tasbih merupakan bentuk sedekah untuk setiap bagian tubuh kita. Memberikan senyuman dan wajah ceria kepada sesama muslim juga merupakan bentuk sedekah.

Memberikan air adalah sedekah, menyumbangkan harta adalah sedekah, menjalin hubungan suami-istri yang halal adalah sedekah, berbagi ilmu yang berguna adalah sedekah. Bahkan, mencegah diri dari melakukan perbuatan zalim juga dianggap sebagai sedekah.

Mari kita dengarkan hadis Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam berikut ini:

“Tiap muslim wajib bersedekah. Para sahabat bertanya, ‘Bagaimana kalau dia tidak memiliki sesuatu?’ Nabi SAW menjawab, ‘Bekerja dengan keterampilan tangannya untuk kemanfaatan bagi dirinya lalu bersedekah.’ Mereka bertanya lagi. Bagaimana kalau dia tidak mampu?’

Nabi menjawab: ‘Menolong orang yang membutuhkan yang sedang teraniaya’ Mereka bertanya: ‘Bagaimana kalau dia tidak melakukannya?’ Nabi menjawab: ‘Menyuruh berbuat makruf.’ Mereka bertanya: ‘Bagaimana kalau dia tidak melakukannya?’ Nabi SAW menjawab, ‘Mencegah diri dari berbuat kejahatan itulah sedekah’.” (HR Bukhari dan Muslim)

Lantas, pernahkah merasa lelah dalam bersedekah? Misalnya, merasa lelah memberikan senyuman pada orang lain, lelah menginfakkan harta, atau bahkan lelah berzikir?

BACA JUGA  Ketika Lelah Bersedekah

LEAVE A REPLY