Ilustrasi Jenis Keausan pada Ban Mobil. (Foto: Shutterstock)

ZNEWS.ID JAKARTA – Telapak ban mobil dapat berkurang ketebalannya atau mengalami keausan seiring pemakaian, dan kondisi ban yang aus akan mengurangi daya cengkeram ke jalan sehingga berpotensi menyebabkan kecelakaan.

Hal itu bisa semakin parah apalagi keausan yang terjadi tidak normal karena dapat membuat mobil semakin sulit dikendalikan. Untuk itu, pengguna mobil wajib melakukan pengecekan keausan ban, dan memahami jenis keausan ban mobil yang tidak normal serta penyebabnya.

1. Ban Aus pada Bagian Tepi atau Tengah Telapak

Jenis keausan pada bagian ini menandakan tekanan udara ban mobil tidak sesuai rekomendasi pabrikan. Bila ban mobil sering kekurangan tekanan udara, kedua sisi luar telapak ban akan aus lebih dulu.

Sebaliknya, kalau tekanan udara ban terlalu tinggi, maka yang aus terlebih dahulu adalah pada bagian tengah telapak ban. Selalu pastikan tekanan udara ban tidak kurang atau lebih dengan mengukurnya seminggu sekali.

2. Ban Aus Sebelah Dalam atau Luar Saja

Suspensi yang rusak dapat mengakibatkan keausan ban tidak normal akibat peredaman bertumpu pada ban. Faktor lain yang menyebabkan sebelah ban lebih cepat aus ketimbang sisi lainnya adalah karena sudut camber yang tidak tepat.

Pada camber negatif, keausan ban sebelah dalam akan lebih cepat, begitu juga sebaliknya. Oleh karena itu, cek kondisi suspensi secara berkala dan pastikan melakukan spooring sesuai anjuran bengkel.

3. Ban Aus Berserabut

Ban yang aus disertai serabut atau berbulu pada bagian telapak ban disebabkan oleh kondisi toe-in sudah tidak tepat. Toe in terlalu besar menyebabkan roda selip keluar dan menggesek bidang telapak ban bagian dalam ke permukaan jalan.

BACA JUGA  Cara Mencegah Flat Spot pada Ban Mobil yang Lama Tidak Dipakai

LEAVE A REPLY