JAKARTA, ZNEWS.id — Hujan deras yang turun dini hari kembali menyapa warga Jabodetabek pada Senin (9/2).
Berdasarkan peringatan dini cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hujan dengan intensitas sedang hingga lebat mula-mula terdeteksi di kawasan pesisir utara.
Wilayah terdampak meliputi Tanjung Priok, Koja, Cilincing, dan Pademangan di Jakarta Utara; sejumlah kecamatan pesisir di Kabupaten Bekasi; serta wilayah pesisir Kabupaten Tangerang.
Hujan juga lebih dulu mengguyur Neglasari dan sekitarnya di Kota Tangerang, Cakung dan Duren Sawit di Jakarta Timur, serta Bekasi Barat, Bekasi Utara, dan Medan Satria di Kota Bekasi.
BMKG menyebut potensi hujan masih dapat bertahan dan meluas ke wilayah lain di Jabodetabek hingga setidaknya pukul 07.00 WIB. Hanya sebagian kecil wilayah selatan yang relatif minim peringatan. Namun pantauan KBK, hingga pukul 09.00 WIB hujan deras masih mengguyur wilayah Bekasi.
Kembalinya hujan pagi ini mengingatkan pada pola cuaca pertengahan hingga akhir Januari lalu.
Saat itu, peningkatan hujan terjadi tanpa didahului pemanasan matahari yang kuat. Kondisi tersebut dikaitkan dengan fenomena Cross-Equatorial Northerly Surge (CENS), yakni aliran angin dingin dari daratan Asia yang bergerak melintasi garis ekuator.
Peneliti iklim dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menjelaskan, CENS memperkuat konvergensi massa udara di atas Laut Jawa. Ketika bertemu dengan aliran udara dari selatan, kondisi ini memicu terbentuknya awan hujan stratiform yang kemudian meluas dari wilayah laut ke daratan.
Profesor klimatologi BRIN, Erma Yulihastin, menyebut hujan deras yang turun sejak subuh umumnya berasal dari sistem cuaca laut.
“Jika hujan sudah turun deras sejak pagi buta, itu menandakan sumbernya dari laut. Hujan yang terbentuk di darat biasanya baru terjadi setelah siang hari,” ujarnya.
Sementara itu, BMKG mengimbau wilayah Jakarta, Banten, dan Jawa Barat tetap waspada terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat pada periode 8–10 Februari.
Peringatan serupa juga dikeluarkan untuk sejumlah wilayah lain di Sumatera, Jawa, hingga Nusa Tenggara.























