Dompet Dhuafa menyalurkan daging kurban hingga Dukuh Kedung Udal yang dihuni sekitar 90 KK di Desa Padas, Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. (Foto: Dompet Dhuafa)

ZNEWS.ID GROBOGAN – Selama 10 tahun terus menjalin kolaborasi kebaikan, Dompet Dhuafa kembali mengelola amanah dari Humia Trust (Himpunan Umat Muslim Indonesia di Auckland New Zealand) untuk Program Tebar Hewan Kurban (THK) 2024.

Amanah para pekurban dari Negeri Kiwi tersebut telah disalurkan oleh Dompet Dhuafa ke wilayah pedalaman Jawa Tengah, Indonesia, pada Iduladha 1445 H.

“Sejak 2016 hingga sekarang, Dompet Dhuafa menjalin kolaborasi dengan Humia Trust. Dari program Ramadan, kemanusiaan, juga kurban. Pada sinergi kali ini, Humia Trust mengusung Kurban ke Pelosok Negeri bersama Dompet Dhuafa,” ujar Diana, Tim Partnership Fundraising Dompet Dhuafa, mengawal langsung proses pelaksanaan kurban amanah Humia Trust di Grobogan, Jawa Tengah, Senin (17/6/2024).

Dompet Dhuafa mengelola amanah dari Humia Trust (Himpunan Umat Muslim Indonesia di Auckland New Zealand) untuk Program Tebar Hewan Kurban (THK) 2024 yang disalurkan ke Grobogan, Jawa Tengah. (Foto: Dompet Dhuafa)

“Alhamdulillah dari mulai kurban kambing standar, medium, premium bahkan sapi, kami salurkan amanah itu di Jawa Tengah dan di beberapa wilayah lain,” imbuhnya.

Pagi itu, warga Desa Padas, Kedungjati, Grobogan telah berkumpul di Musala Al Mubarok usai salat Iduladha, 10 Zulhijah 1445 H.

Bahkan sejak Subuh, para ibu sudah berjibaku menyiapkan masakan untuk tradisi—bancakan doa dan makan bersama—yang dilakukan warga Padas sebagai rasa syukur kepada Allah SWT atas keberkahan hewan kurban yang diterima dan akan dikurbankan pada Lebaran Kurban kali ini.

Warga Desa Padas Grobogan menyambut Iduladha 1445 H dengan melakukan pawai obor dan bancakan pada malam 9 Zulhijah 1445 Hijriah. (Foto: Dompet Dhuafa)

Terlihat antusiasme warga Desa Padas yang saling gotong royong dan guyub saat Tebar Hewan Kurban 2024 berlangsung.

Ada yang mencukur bulu doka (domba/kambing), membagi alur penyaluran antardesa, memotong dan mencacah daging, serta membuat dapur umum untuk memasak dan menikmati daging kurban bersama.

Ragam kuliner diolah, para ibu membuat gulai hingga anak-anak yang riang membakar satai kambingnya sendiri.

BACA JUGA  Dompet Dhuafa dan ROIS OJK Tebar Hewan Kurban di Pedalaman Papua Barat

LEAVE A REPLY