JAKARTA, ZNEWS.id – Banjir di Jakarta mengalami peningkatan signifikan dari sebelumnya genangan tercatat di 16 rukun tetangga (RT), melonjak menjadi 42 RT.
Banjir tersebut tersebar di Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Jakarta Barat. Kenaikan ini dipicu hujan berintensitas tinggi yang mengguyur ibu kota pada Selasa sore.
Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, menjelaskan bahwa kondisi sejumlah pintu air turut memperburuk situasi. Pos Sunter Hulu naik ke status siaga dua, sementara Pos Angke Hulu dan Pintu Air Karet berada di siaga tiga, memicu luapan air di sejumlah wilayah.
Berikut sebaran Banjir per Wilayah berdasarkan data dari BPBD DKI:
Jakarta Selatan – 18 RT
Ketinggian air berkisar 30–85 sentimeter.
– Kuningan Barat: 7 RT (85 cm)
– Pela Mampang: 9 RT (40 cm, dipicu luapan Kali Krukut)
– Pancoran: 1 RT (30 cm)
– Bukit Duri: 1 RT (40 cm)
Jakarta Timur – 15 RT
Genangan mencapai 40–90 sentimeter.
– Lubang Buaya: 4 RT (90 cm)
– Cipinang Muara: 2 RT (70 cm, luapan Kali Sunter)
– Tengah: 1 RT (40 cm)
– Cipinang Melayu: 8 RT (50 cm, luapan Kali Sunter)
Jakarta Barat – 9 RT
Ketinggian air 50–70 sentimeter.
– Kedaung Kali Angke: 8 RT (70 cm)
– Joglo: 1 RT (50 cm)
BPBD DKI mengatakan telah mengerahkan personel untuk memantau seluruh titik banjir dan berkoordinasi dengan Dinas SDA, Bina Marga, serta Gulkarmat. Penyedotan air, pembersihan saluran, dan pengecekan tali-tali air dilakukan untuk mempercepat surutnya genangan.


























