Helix Laboratorium dan Klinik turut menyalurkan kurban melalui program Tebar Hewan Kurban (THK) Dompet Dhuafa di pelosok Nusantara. (Foto: Dompet Dhuafa)

ZNEWS.ID SITUBONDO – Penyedia fasilitas pelayanan kesehatan terpadu, Helix Laboratorium dan Klinik, turut menyalurkan kurban melalui program Tebar Hewan Kurban (THK) Dompet Dhuafa.

Di hari pertama perayaan Idul Adha, Minggu (10/7/2022), sebanyak 5 domba didistribusikan ke Dusun Merak, Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, dan 3 sapi ke Desa Mokoau, Kecamatan Kambu, Kendari, Sulawesi Tenggara.

Titik distribusi hewan kurban tersebut bukanlah tempat yang mudah untuk diakses. Untuk menuju Dusun Merak,, tim THK Dompet Dhuafa harus menempuh jalur laut menggunakan perahu kecil berkapasitas maksimal 20 orang dengan jarak tempuh sekitar hingga 2 jam.

Meski begitu, hal tersebut tak pernah menyurutkan tekad para tim untuk sampai di lokasi. Kenikmatan daging kurban pun akhirnya dirasakan oleh para masyarakat dhuafa yang jarang sekali merasakan daging.

Dusun Merak dihuni oleh sekiranya 400 Kepala Keluarga dengan mata pencaharian utama sebagai peternak dan pekebun. Meski merawat sapi dan domba, namun semua hewan ternak tersebut bersifat bagi hasil dengan pemodal.

Sehingga, tidak untuk dikurbankan namun untuk bertahan hidup. Jangankan berkurban, untuk dikonsumsi sendiri saja mereka enggan.

Ibu Lasemi (60) salah satu penerima manfaat, mengatakan jika penghidupannya bergantung pada ternak domba dan upah dari menjadi buruh di kebun orang lain. Ia bersyukur karena semenjak kehadiran tim Dompet Dhuafa Jawa Timur yang datang ke Dusun Merak, akhirnya ia bisa merasakan daging.

“Kami tidak ada pendapatan bulanan, Mas. Kalau uang habis kami jual domba. Kalau dombanya beranak, alhamdulillah. Kalau tidak beranak, ya, kami syukuri saja,” ucapnya lirih.

BACA JUGA  Kurban dan Pandemi

LEAVE A REPLY