JAKARTA, ZNEWS.id – Kementerian Agama (Kemenag) telah menggelar sidang isbat untuk menetapkan awal 1 Ramadhan 1447 Hijriah pada Selasa (17/2/2026).
Hasil dari rangkaian kegiatan yang dimulai pukul 16.30 WIB dengan seminar posisi hilal yang disiarkan secara langsung, dilanjutkan sidang isbat dilaksanakan secara tertutup pada pukul 18.30 WIB, ditentukan jika awal Ramadhan jatuh pada Kamis (19/2).
Menteri Agama Nasaruddin Ummar menyampaikan hasil penetapan awal Ramadhan 1447 H melalui konferensi pers yang digelar di Hotel Borobudur, Jakarta.
Dalam proses penentuan, Kemenag melakukan pemantauan hilal di 133 titik lokasi yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.
Penetapan awal Ramadhan oleh pemerintah menggunakan metode gabungan, yakni hisab (perhitungan astronomi) dan rukyatul hilal (pengamatan langsung bulan sabit pertama), guna memastikan keputusan yang komprehensif dan dapat dijadikan pedoman bagi umat Islam di Indonesia.
Sidang isbat dihadiri oleh sejumlah pihak, perwakilan ormas Islam, perwakilan kedubes negara-negara Islam, MUI, BMKG, ahli falak, DPR, dan perwakilan Mahkamah Agung.



























