Ilustrasi Mitos dan Fakta Seputar Serangan Jantung saat Berolahraga. (Foto: chicagospringhalf.com)

ZNEWS.ID JAKARTA – Terdapat banyak mitos mengenai olahraga yang dikaitkan dengan serangan jantung. Selain itu, ada juga banyak kasus serangan jantung yang terjadi saat berolahraga.

Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, dr. Teuku Istia Muda Perdan, Sp. J.P FIHA, memberikan klarifikasi tentang mitos seputar serangan jantung saat berolahraga.

Lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini menjelaskan bahwa mitos seperti menepuk punggung atau menusuk jari dengan jarum untuk menolong orang yang mengalami serangan jantung adalah tidak tepat.

“Menepuk punggung atau menusuk jari agar keluar darah tidak benar dan hanya akan memperlambat waktu untuk membawa pasien ke rumah sakit,” ujar dokter yang akrab dipanggil Dani ini.

Ia juga menyanggah mitos bahwa tangan dan kaki yang sering berkeringat merupakan tanda penyakit jantung. Dani menegaskan, produksi keringat pada tangan dan kaki tidak berkaitan dengan penyakit jantung.

Mitos lain yang menyebutkan bahwa mandi air dingin setelah berolahraga dapat menyebabkan serangan jantung. Itu, kata Dani, tidak benar.

Namun, bagi penderita penyakit jantung, ia menyarankan agar tidak langsung mandi air dingin setelah berolahraga untuk menghindari perubahan suhu tubuh yang drastis.

“Perubahan suhu mendadak setelah olahraga bisa berisiko bagi penderita penyumbatan atau penyempitan pembuluh darah,” jelasnya.

BACA JUGA  Audiensi dengan Wali Kota Metro, Dompet Dhuafa Lampung Bahas Penanganan Stunting

LEAVE A REPLY