General Manager Divisi Kesehatan Dompet Dhuafa, dr Yeni Purnamasari MKM, menjadi salah satu narasumber dalam perhelatan High Level Meeting Tuberculosis yang berlangsung pada 8-11 November 2022 di Surabaya, Jawa Timur. (Foto: Tangkap layar)

ZNEWS.ID SURABAYA – Dalam perhelatan High Level Meeting Tuberculosis yang berlangsung pada 8-11 November 2022 di Surabaya, Jawa Timur, Dompet Dhuafa berkesempatan memberikan paparan pada hari pertama, Selasa (8/11/2022).

Pertemuan bertema ‘Aksi Tim Percepatan Penanggulangan TBC (TP2TB)’ itu merupakan upaya tindak lanjut Perpres Nomor 67 Tahun 2021 dalam upaya percepatan eliminasi TBC Tahun 2030.

General Manager Divisi Kesehatan Dompet Dhuafa, dr Yeni Purnamasari MKM, didapuk menjadi salah satu narasumber dalam helatan tersebut.

Pada kesempatan itu, ia memaparkan upaya Dompet Dhuafa menggulirkan program penanggulangan dan pemberdayaan dengan tajuk ‘Praktik Baik Dukungan Filantropi dalam Pemberdayaan Orang Terdampak TB’ di Indonesia.

General Manager Divisi Kesehatan Dompet Dhuafa, dr Yeni Purnamasari MKM, memaparkan upaya Dompet Dhuafa menggulirkan program penanggulangan dan pemberdayaan dengan tajuk ‘Praktik Baik Dukungan Filantropi dalam Pemberdayaan Orang Terdampak TB’ di Indonesia. (Foto: Tangkap layar)

Yeni menjelaskan bahwa Dompet Dhuafa melalui Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) yang tersebar di 12 Provinsi di Indonesia, turut berperan serta dalam pendampingan Program Penanggulangan TBC sejak 2004.

Dengan fokus, program dukungan penemuan kasus baik secara aktif maupun pasif, pelatihan tenaga kesehatan, kader dan relawan TB, kampanye pencegahan stigma dan skrining psikososial, dukungan nutrisi, transportasi dan rumah singgah, serta pemberdayaan ekonomi pasien TB dengan kemitraan strategis berbagai pihak.

“Melalui program kesehatan, Dompet Dhuafa membuat perencanaan strategis program, salah satunya pada upaya penanggulangan TB dalam tiga pilar yaitu Pelayanan, Pembelaan, dan Pemberdayaan. Perjalanan program ini inisiasinya sudah kami lakukan sejak 2004, turut kolaborasi bersama Kemenkes, Forum Zakat, Mitra, Donatur, juga Relawan Kader Kesehatan,” papar Yeni.

BACA JUGA  Bidan RST Dompet Dhuafa untuk Indonesia Maju

LEAVE A REPLY