Dompet Dhuafa mengembangkan peternakan berbasis neo plasma demi mendukung ekonomi rakyat kecil yang tersebar di Kabupaten Serang, Lebak, dan Pandeglang dengan populasi hewan kurban sekitar 250 ekor kambing. (Foto: Dompet Dhuafa)

ZNEWS.ID SERANG – Dompet Dhuafa mengembangkan peternakan berbasis neo plasma demi mendukung ekonomi rakyat kecil, terutama di wilayah Banten yang minim pelaksanaan kurban.

Pendamping Program Peternakan Dompet Dhuafa Banten, Agus Salim, menjelaskan bahwa plasma merupakan peternakan kecil yang hanya menyediakan kandang dan tenaga peternak.

Plasma, lanjut Agus, tersebar di Kabupaten Serang, Lebak, dan Pandeglang dengan populasi hewan kurban sekitar 250 ekor kambing.

Salah satu kandang berada di Kampung Benua, Desa Sindangheula, Serang. Dikelola oleh Hardi, penerima manfaat sekaligus peternak neo plasma.

Dompet Dhuafa mengembangkan peternakan berbasis neo plasma demi mendukung ekonomi rakyat kecil yang tersebar di Kabupaten Serang, Lebak, dan Pandeglang dengan populasi hewan kurban sekitar 250 ekor kambing. (Foto: Dompet Dhuafa)

“Alhamdulillah, dengan peternakan berbasis neo plasma dapat membantu kami dalam mendorong ekonomi yang lebih baik,” ujar Hardi.

Sebelumnya, Hardi tidak memiliki pekerjaan tetap dan hanya melakukan pekerjaan serabutan.

Kini, ia menjadi peternak domba di Neo Plasma Benua dengan dukungan dari kelurahan dan Dompet Dhuafa, sehingga peternakan ini bisa tumbuh dan produktif hingga saat ini.

“Rasanya sulit bagi saya untuk berkembang. Dompet Dhuafa Banten melihat peluang pada diri saya hingga bekerja sama mengembangkan program neo plasma di Kampung Benua ini,” ucap pria 60 tahun itu.

BACA JUGA  Institut Kemandirian Dompet Dhuafa Sediakan Layanan Servis Handphone Gratis di Pos Mudik Terpadu

LEAVE A REPLY