Dompet Dhuafa Jabar menghadirkan Corner Gizi (Cozi) untuk bayi dan anak penyintas gempa Cianjur dengan menyediakan menu MPASI dan makanan yang telah ditakar kadar protein dan karbohidratnya oleh relawan ahli gizi dari LKC Dompet Dhuafa. (Foto: DD Jabar)

ZNEWS.ID CIANJUR – Dompet Dhuafa Jawa Barat (DD Jabar) menghadirkan Corner Gizi (Cozi) untuk bayi dan anak penyintas gempa Cianjur dengan menyediakan menu MPASI dan makanan yang telah ditakar kadar protein dan karbohidratnya oleh relawan ahli gizi dari LKC Dompet Dhuafa.

Cozi diadakan selama sepekan di pos pengungsian yang ada di Kampung Awi Larangan, Desa Benjot, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Pada hari pertama, tim Cozi menyediakan 100 kotak makanan untuk bayi dan anak.

Ary Agustina selaku Tim Program Kesehatan Dompet Dhuafa Jabar, mengatakan bahwa program Cozi mendukung terpenuhinya asupan gizi seimbang untuk bayi usia 6-12 bulan dan anak-anak usia 1 hingga 10 tahun di pos-pos pengungsian.

Ary menjelaskan, dalam penyiapan menu, relawan corner gizi yang terdiri dari kader setempat dan mahasiswa kesehatan mendapatkan training terlebih dahulu dalam hal persiapan hingga penyajian makanan dari ahli gizi LKC Dompet Dhuafa.

Dompet Dhuafa Jabar menghadirkan Corner Gizi (Cozi) untuk bayi dan anak penyintas gempa Cianjur dengan menyediakan menu MPASI dan makanan yang telah ditakar kadar protein dan karbohidratnya oleh relawan ahli gizi dari LKC Dompet Dhuafa. (Foto: DD Jabar)

“Untuk awalan, program ini diselenggarakan di Desa Benjot. Selanjutnya, kami sedang mencari titik lokasi lain yang sesuai dengan syarat program Corner Gizi untuk pemerataan program dan mendukung kebutuhan gizi bayi dan anak di masa tanggap darurat bencana,” katanya saat melakukan penyiapan asupan MPASI, Jumat (9/12/2022).

Ary menambahkan bahwa program Cozi berbeda dengan Dapur Umum. Hal ini dapat dilihat dari sasarannya yang lebih spesifik yaitu bayi di atas enam bulan dan anak-anak di rentang usia satu sampai sepuluh tahun.

“Menu yang disajikan pun juga berbeda, Corner Gizi menerapkan prinsip gizi seimbang yang telah ditakar kadar protein serta karbohidratnya. Tekstur makanan pun telah disesuaikan dengan sasaran penerima manfaat,” tuturnya.

BACA JUGA  Dompet Dhuafa Wujudkan Lansia Semangat, Sehat dan Sejahtera

LEAVE A REPLY