PURWAKARTA – Intensitas hujan yang tinggi menyebabkan longsor di dua kecamatan Kabupaten Purwakarta pada Kamis (4/1/2024). Kecamatan yang terdampak yakni Kampung Pamalayan, Desa Sukamulya, Kecamatan Tegalwaru dan Desa Cianting serta Desa Pasirmunjul, Kecamatan Sukatani.

Terdapat 138 KK yang terdiri 468 jiwa yang terdampak di Desa Sukamulya. Belum ditemukan korban jiwa akibat longsor. Namun, sejumlah fasilitas dan jalan umum rusak.

“Longsor ini menyebabkan satu unit tempat ibadah masjid di Cianting rusak. Kemudian juga jalan penghubung di Kampung Ciahur ambles,” ujar Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Jabar, Hadi Rahmat, dilansir dari Kompas.

Dompet Dhuafa Jawa Barat (DD Jabar) dan Disaster Management Center (DMC) turut membantu penanganan percepatan pascabencana longsor yang melanda dua kecamatan di Purwakarta, Jawa Barat. (Foto: DMC DD/DD Jabar)

Atas kejadian tersebut, Dompet Dhuafa Jawa Barat (DD Jabar) dan Disaster Management Center (DMC) turut membantu penanganan percepatan pascabencana longsor yang melanda dua kecamatan tersebut.

“Dompet Dhuafa Jabar dan DMC turut membantu evakuasi media longsoran dan barang warga yang terdampak,” ucap Narwan, Manager Tanggap Darurat-Pemulihan dan Kerelawanan DMC Dompet Dhuafa.

Dompet Dhuafa Jabar dan DMC masih mengupayakan yang terbaik untuk memberi bantuan kepada korban terdampak.

BACA JUGA  Atasi Kekeringan Berkepanjangan di Gunungkidul, Dompet Dhuafa Gulirkan Air untuk Kehidupan

LEAVE A REPLY