JAKARTA, ZNEWS.id – Dewan pengurus Dompet Dhuafa pada Senin (19/05/2025) pagi menyambut sejumlah pegiat sosial dalam visi untuk merancang program sosial engineering dan dakwah dengan sentuhan pendekatan psikologis.
Tokoh-tokoh inspiratif tersebut diantaranya Kyai Mahrus Iskandar (pendakwah), Gus Romzi Ahmad (pendakwah) dan sang istri Rini Aulia (psikolog), Gus Zainal Hamdi ( pendakwah) Inara Rusli (pegiat media sosial, Amanda Arumsari (chef) dan Astari Karina Ajani (wiraswasta).
Pertemuan ini merupakan inisiatif berbasis komunitas yang memiliki visi untuk merancang program sosial engineering dan dakwah dengan sentuhan pendekatan psikologis.
Harapan besar tersemat agar sinergi dengan Dompet Dhuafa dapat melahirkan sebuah platform kolaborasi yang memiliki tujuan dan visi yang selaras.
Ahmad Juwaini, Ketua Pengurus Dompet Dhuafa, menyambut baik inisiatif para pegiat sosial ini.
“Kami senang bisa saling dukung, kami kira tidak ada salahnya kalau teman-teman juga bisa adventure bareng DD dengan cabang-cabang yang ada,” ungkap Juwaini.
Beliau menambahkan, “DD juga punya MPZ (Mitra Pengelola Zakat) yang bahkan setelahnya bisa mandiri.”
Sementara Inara Rusli mengungkapkan motivasi yang tumbuh dalam dirinya.
“Yang tadinya pengen ngaji saja tapi aku jadi pengen lebih bisa luas, jadi gerakan sosial yang lebih bermanfaat,” tuturnya, menunjukkan semangat untuk berkontribusi lebih jauh.
Etika Setiawanti dari Dompet Dhuafa turut menambahkan, “DD memiliki beberapa program dari pilar-pilar yang ada. Banyak sekali yang bisa disinergikan. Dakwah, pemberdayaan ekonomi perempuan, dan momen ini juga kurban berjalan.”
Pernyataan ini membuka lebar peluang kolaborasi yang beragam dan potensial untuk memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.
Pertemuan ini menjadi langkah awal yang menjanjikan bagi terjalinnya sinergi antara Dompet Dhuafa dan para pegiat sosial inspiratif ini. Semangat kebersamaan dan keinginan untuk memberikan manfaat yang lebih besar menjadi landasan kuat untuk mewujudkan program-program sosial yang inovatif dan berkelanjutan.



























