JAKARTA, ZNEWS.id – Dompet Dhuafa terus memperkuat upaya pemulihan pascabencana banjir bandang di Aceh dengan menjajaki kolaborasi lintas lembaga.
Salah satunya melalui silaturahmi ke Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh di Banda Aceh, Selasa (27/1/2026).
Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa Republika, Ahmad Juwaini, bersama jajaran disambut langsung oleh Kepala Kanwil Kemenag Aceh, Azhari. Dalam pertemuan tersebut, Dompet Dhuafa memaparkan capaian berbagai aksi kemanusiaan yang telah dilakukan sejak bencana terjadi pada akhir November 2025 hingga memasuki fase pemulihan.
Hingga 28 Januari 2026, Dompet Dhuafa mencatat sebanyak 75.851 warga terdampak di Aceh telah menerima manfaat dari bantuan kemanusiaan yang disalurkan secara bertahap. Bantuan itu mencakup evakuasi korban, penyediaan makanan siap santap dan dapur umum, layanan kesehatan dan ambulans, hingga program pemulihan seperti sekolah darurat, dukungan usaha penyintas, penyediaan air bersih, serta hunian sementara.
Seluruh layanan tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan dasar penyintas, mulai dari aspek kesehatan, perlindungan, hingga pemulihan sosial dan ekonomi.
Program kemanusiaan Dompet Dhuafa menjangkau sejumlah wilayah terdampak, antara lain Kabupaten Bireuen, Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Aceh Timur, Aceh Utara, Bener Meriah, Pidie, dan Pidie Jaya, serta Kota Langsa, Lhokseumawe, dan Subulussalam.
Melalui silaturahmi dengan Kemenag Aceh, Dompet Dhuafa berharap kolaborasi yang terbangun dapat memperluas dampak pemulihan, sehingga para penyintas mampu bangkit kembali secara fisik, psikis, dan lingkungan, bahkan dalam kondisi yang lebih baik dari sebelumnya.



























