JAKARTA, ZNEWS.id –  Warga di pelosok Deli Serdang, Sumatera Utara dan Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang kehidupan ekonominya tak menentu sangat jarang merasakan makan enak bersama daging.

Karenanya, dua lokasi tersebut terpilih menjadi salah satu lokasi penyebaran hewan kurban yang dilakukan Dompet Dhuafa bersama Kerohanian Islam Otoritas Jasa Keuangan (ROIS OJK). yang berlangsung pada Hari Raya Idul Adha, Jumat (06/06/2025) hingga hari tasyrik.

Sebanyak 35 hewan kurban setara domba/kambing (doka) disalurkan ke 350 penerima manfaat dari 22 dusun di Desa Bulu Cina, Kecamatan Hamparan Perak, Deli Serdang. Masyarakat menyambut dengan sukacita.

Masyarakat menyambut dengan sukacita. Usai prosesi penyembelihan Sentra Peternakan Dompet Dhuafa (DD) Farm Waspada Sumatera Utara, para warga berdatangan untuk membantu prosesi pencacahan.

Setelah ditimbang, daging kurban dibagi rata ke dalam wadah untuk kemudian didistribusikan menuju rumah penerima manfaat.

Berbeda dengan kebanyakan desa, Bulu Cina memiliki dusun-dusun yang berjarak jauh satu dengan yang lainnya. Hal ini disebabkan kondisi perbatasan antar dusun yang dipadati oleh perkebunan tebu dan sawit yang sangat luas. Masing-masing dusun ditinggali oleh lebih dari 100 Kartu Keluarga (KK).

Ditemani oleh Kepala Dusun 20 Pasar Tujuh, Sutrisno, relawan THK Dompet Dhuafa melakukan distribusi daging kurban ke rumah para warga. Ia bercerita bahwa dusunnya sendiri memiliki total 215 KK.

Rata-rata masyarakat bekerja sebagai buruh harian lepas di perkebunan. Pendapatan mereka tak menentu setiap harinya, variatif: dari 60ribu hingga 150ribu perhari. Jika sedang tak beruntung, dalam sehari mereka bisa nihil penghasilan. Karena memang tidak ada yang bisa dipanen atau tak mendapat pangggilan pekerjaan dari pemilik lahan.

Ia pun bersyukur, THK dapat menjadi momentum merekatkan tali silaturahmi antar dusun, juga upaya sosial untuk berbagi daging bagi mereka yang tak mampu secara ekonomi.

“Warga kami ini, setiap hari harus mengikat pinggang untuk bertahan hidup. Karena penghasilan tak menentu, jika ditanya penghasilan bulanan, (warga) tidak bisa menjawab. Apalagi tadi waktu kita pergi ke Dusun 21 Ampera, ada yang baru pertama kali menerima daging kurban. Saya cuma berdoa, Dompet Dhuafa dan ROIS OJK murah rezeki dan berkah,” tutur Sutrisno.

LEAVE A REPLY