Disaster Management Center (DMC) dan Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) Gorontalo menghadirkan workshop temu relawan penanggulangan di Gorontalo, Minggu (23/06/2024). (Foto: DMC DD)

ZNEWS.ID GORONTALO – Disaster Management Center (DMC) dan Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) Gorontalo menghadirkan workshop temu relawan penanggulangan di Gorontalo, Minggu (23/06/2024).

Bertajuk “Perkuat Komunikasi Tangguhkan Masyarakat dalam Menghadapi Bencana”, para peserta menyimak dengan khidmat materi-materi yang dibawakan.

Puluhan peserta yang terdiri dari perwakilan lima kabupaten dan satu kota di Provinsi Gorontalo berkumpul saling bertukar pikiran dengan bebas.

Para pemateri workshop di antaranya Haifa Nurul Aeni (Staf Project Tanggap Darurat, Pemulihan dan Kerelawanan DMC Dompet Dhuafa), Narwan (Manager Komunikasi Organisasi DMC Dompet Dhuafa), dan Akbar Saddam (Plt. GM Komunikasi dan Kemitraan Strategis DMC Dompet Dhuafa).

Disaster Management Center (DMC) dan Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) Gorontalo menghadirkan workshop temu relawan penanggulangan di Gorontalo, Minggu (23/06/2024). (Foto: DMC DD)

”Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk membangun jaringan DMC di Provinsi Gorontalo atau kekuatan dan ketangguhan masyarakat dalam penanggulangan bencana,” ujar Haifa.

Berdasarkan laporan Indeks Risiko Bencana Indonesia (IRBI) Tahun 2022, Jika diurutkan kota/kabupaten di Provinsi Gorontalo, wilayah dengan risiko bencana tertinggi ke terendah, maka Pahuwato yang tertinggi. Disusul Bone Bolango, Gorontalo Utara, Boalemo, Gorontalo, dan Kota Gorontalo.

Bentuk bentang alam dan permukaan tanah di wilayah ini sebagian besar adalah perbukitan. Oleh karenanya, Gorontalo memiliki banyak gunung dengan ketinggian yang beragam.

BACA JUGA  Berdaya dan Berkarya ala CEO Buttonscarves

LEAVE A REPLY