Dompet Dhuafa Jatim berinisiatif menyalurkan bantuan berupa dana pinjaman kebaikan kepada 11 peternak lebah madu di Desa Alasbuluh, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Kamis (25/1/2024). (Foto: DD Jatim)

ZNEWS.ID BANYUWANGI – Para peternak lebah madu di wilayah Banyuwangi dan Pasuruan, Jawa Timur sering kali menghadapi masa sulit pada bulan Desember hingga Mei.

Pasalnya, pada periode tersebut, kondisi musim dan cuaca tidak mendukung sehingga menyebabkan produktivitas lebah dalam memproduksi madu menurun. Hal ini menjadi tantangan utama bagi para peternak.

Tak hanya itu, kondisi tersebut juga menciptakan tantangan lain bagi para peternak, yakni menghadapi kesulitan finansial. Peternak sering kali terpaksa meminjam uang dengan bunga tinggi dari bank atau rentenir untuk mengatasi kendala ekonomi mereka.

Oleh sebab itu, Dompet Dhuafa Jawa Timur (DD Jatim) berinisiatif menyalurkan bantuan berupa dana pinjaman kebaikan kepada para peternak. Bantuan diberikan kepada 11 peternak lebah madu di Desa Alasbuluh, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Kamis (25/1/2024).

Mei Saiful Rohman selaku Koordinator Program Pemberdayaan Dompet Dhuafa Jawa Timur, mengatakan bahwa program ini diharapkan dapat meningkatkan stabilitas finansial para peternak dan memperkuat komoditas madu sebagai konsumsi utama masyarakat.

“Dompet Dhuafa Jatim hadir untuk memberikan solusi alternatif dengan bantuan modal pinjaman kebaikan tanpa bunga, yang diharapkan dapat membantu peternak dalam pengembangan usahanya,” ujarnya.

Seorang peternak madu, Pulung (42), menyampaikan bahwa pada musim madu (panen) segalanya maju dan berkembang. Namun pada masa paceklik, kebutuhan pangan lebah menjadi prioritas utama yang harus diatasi.

BACA JUGA  Bangun Jiwa Wirausaha sejak Dini lewat Market Day di PAUD Pengembangan Insani

LEAVE A REPLY